Rabu, 04 Nov 2020 12:45 WIB

Perjalanan 8 Bulan Pandemi Virus Corona COVID-19 di Indonesia

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Sejumlah tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) saat uji rapid test COVID-19 masal di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (4/6/2020). Kementerian Keuangan menyatakan hingga kini belum mengantongi data tenaga kesehatan (Nakes) dari pemerintah daerah yang menangani COVID-19, sehingga insentif untuk tenaga medis belum bisa dicairkan. ANTARA FOTO/FB Anggoro/nz Perjalanan 8 bulan pandemi virus Corona COVID-19 di Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Jakarta -

Sudah delapan bulan lamanya Indonesia menghadapi pandemi virus Corona COVID-19. Sejak kasus pertama diumumkan pada awal Maret 2020.

Hingga Rabu (4/11/2020) pagi, total kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 418.375 kasus. Sementara pasien sembuh sudah sebanyak 349.497 orang dan 14.146 lainnya meninggal dunia.

Mengingat kembali dari kasus pertama COVID-19 diumumkan, berikut perjalanan delapan bulan pandemi virus Corona di Indonesia.

Kasus pertama COVID-19

Delapan bulan lalu, tepatnya 2 Maret 2020, Presiden Jokowi bersama jajarannya mengumumkan kasus pertama positif COVID-19 di Indonesia. Disebutkan, ada dua orang WNI yang terinfeksi virus Corona, yakni seorang ibu (64) dan anak (31) di Depok, Jawa Barat.

Dilaporkan, mereka tertular COVID-19 dari seorang warga negara Jepang yang sempat ke Indonesia pada Februari 2020.

"Oleh sebab itu begitu ada informasi, minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif Corona," kata Jokowi (2/3/2020).

"Setelah ditemukan ternyata orang yang terkena virus Corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun dicek oleh tim kita ternyata pada posisi yang sakit," tambanya.

Seluruh provinsi terinfeksi COVID-19

Hanya butuh waktu 38 hari untuk COVID-19 menginfeksi seluruh provinsi di Indonesia, yakni pada 9 April 2020.

Provinsi terakhir yang mengumumkan adanya kasus COVID-19 adalah Gorontalo. Gubernur Rusli Habibie mengumumkan kasus positif COVID-19 pertama di wilayahnya.

Pasien tersebut diketahui merupakan jamaah tabligh yang mengikuti acara di Gowa, Sulawesi Selatan.

"Kami sudah cukup berusaha agar tidak ada penularan, tapi kondisi ini sudah terjadi. Kami meminta warga untuk menjalankan semua himbauan pemerintah saat ini," ujar Rusli saat itu.

100.000 kasus COVID-19

Selanjutnya, butuh waktu hampir 5 bulan atau 147 hari untuk Indonesia mencatat 100.000 kasus COVID-19. Tepatnya, saat itu terjadi pada 27 Juli 2020.

Berikut perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia, dari 2 Maret sampai 27 Juli 2020.

  • 2 Maret: 2 kasus positif
  • 25 Juni: 50.185 kasus positif
  • 27 Juli: 100.303 kasus positif.

200.000 kasus COVID-19

Pada 8 September 2020, total kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 200.000 kasus. Artinya hanya butuh waktu 45 hari untuk Indonesia mencatat penambahan 100.000 kasus sejak 27 Juli.

Berikut perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia, dari 27 Juli sampai 8 September 2020.

  • 27 Juli: 100.303 kasus positif
  • 22 Agustus: 151.498 kasus positif
  • 8 September: 200.035 kasus positif.

300.000 kasus COVID-19

Pada 4 Oktober 2020, kasus COVID-19 di Indonesia tembus di angka 300.000 kasus.

Hal ini menunjukkan, penambahan kasus infeksi virus Corona kian bertambah pesat di Indonesia. Pasalnya, hanya butuh waktu 26 hari untuk Indonesia mencatat penambahan 100.000 kasus sejak 8 September.

Berikut perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia, dari 8 September sampai 4 Oktober 2020.

  • 8 September: 200.035 kasus positif
  • 22 September: 252.923 kasus positif
  • 4 Oktober: 303.498 kasus positif.

400.000 kasus COVID-19

Masih dalam bulan yang sama, kasus COVID-19 di Indonesia sudah kembali bertambah sebanyak 100.000 kasus, yakni pada 28 Oktober 2020.

Terhitung hanya berjarak 24 hari untuk Indonesia mencatatkan 400.000 kasus COVID-19 sejak 4 Oktober.

Berikut perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia, dari 4 Oktober sampai 28 Oktober 2020.

  • 4 Oktober: 303.498 kasus positif
  • 16 Oktober: 353.461 kasus positif
  • 28 Oktober: 400.483 kasus positif.


Simak Video "Cara Cegah Disease X Agar Tak Jadi Pandemi Setelah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)
dRooftalk
×
Rentetan Bencana di Awal Tahun
Rentetan Bencana di Awal Tahun Selengkapnya