Sabtu, 07 Nov 2020 05:00 WIB

4 Penyebab Pemanasan Global karena Ulah Manusia

Tim detikcom - detikHealth
Woman Hiker on the Kungsleden trail, the long distance hiking trail in northern Lapland, Abisko National Park, Sweden, Europe Foto: (iStock)/4 Penyebab Pemanasan Global karena Ulah Manusia
Jakarta -

Pemanasan global adalah kejadian yang disebabkan oleh peningkatan suhu rata-rata lapisan atmosfer, suhu air laut, dan suhu daratan. Peningkatan suhu tersebut berasal dari peningkatan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari kegiatan manusia sehari-hari.

Gas rumah kaca adalah gas-gas di udara yang biasa menyerap panas sehingga keberadaannya dapat meningkatkan suhu udara di bumi.

Dalam buku Pemanasan Global dan Perubahan Iklim oleh Bayu Sapta Hari, disebutkan, berdasarkan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2013, bukti bukti sistem iklim bumi mengalami pertambahan panas di antaranya kenaikan suhu di daratan, lautan, dan atmosfer, mencairnya es di kutub, perubahan wilayah yang tertutup salju, kenaikan permukaan air laut, serta perubahan kuantitas uap air di atmosfer.

Berikut penyebab pemanasan global dilansir buku Menghasilkan Biogas dari Aneka Limbah (Revisi) oleh Sri Wahyuni, SE. MP:

1. Asap Kendaraan Bermotor

Gejala pemanasan global dapat diamati dari pergantian musim yang tidak bisa diprediksi. Saat ini sering terjadi hujan, badai, dan angin puting beliung di berbagai daerah.

Banjir yang terjadi bersamaan dengan kekeringan mengakibatkan timbulnya wabah penyakit. Penyebabnya tidak lain karena aktivitas manusia yang memicu terjadinya pemanasan global seperti pembakaran fosil yang tidak sempurna dan polusi yang disebabkan kendaraan bermotor. Gas CO2 yang dihasilkan dari aktivitas tersebut dapat menjadi penghalang pemantulan panas bumi.

2. Alih Fungsi Hutan

Penebangan pohon secara besar-besaran oleh para pelaku illegal logging semakin menambah permasalahan lingkungan. Pasalnya, pohon yang berperan dalam menyerap gas CO2 dan menyuplai udara segar keberadaannya semakin berkurang.

Selain aksi illegal logging, areal hutan saat ini juga banyak beralih fungsi menjadi lahan perkebunan komersial, lahan pertambangan, dan industri. Akibatnya terjadi bencana di mana-mana.

Selanjutnya
Halaman
1 2