Rabu, 11 Nov 2020 19:47 WIB

Kasus Harian COVID-19 di Jabar Lampaui DKI, Efek Libur Panjang?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, mulai ramai dipadati wisatawan. Padahal Pemkot Bogor kembali memperpanjang PSBB di masa transisi selama satu bulan kedepan. Kasus harian COVID-19 Jawa Barat melampaui DKI Jakarta pada 11 November 2020. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Jawa Barat melaporkan kasus baru virus Corona COVID-19 sebanyak 668 kasus pada Rabu (11/11/2020). Jumlah ini melampaui penambahan kasus harian di DKI Jakarta, yakni 587 kasus.

Dengan jumlah tersebut, Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus Corona tertinggi di Indonesia per hari ini.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Barat Daud Achmad mengatakan, penambahan kasus ini berasal dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Namun, hingga kini penyebab tingginya kasus tersebut masih dianalisis.

"Masih dianalisis sama tim, kan tidak mudah menganalisisnya. Itu kan 670 sekian itu dari 27 kabupaten/kota, kita harus lihat kota-kota mana yang ini. Dari situ kita mesti ngetrace sama yang positifnya, dia pergi kemana atau dari mana. Itu kan tidak mudah menganalisisnya," jelas Daud saat dihubungi detikcom, Rabu (11/11/2020).

Meski minggu lalu sempat ada libur panjang cuti bersama, Daud belum bisa memastikan apakah ada hubungannya atau tidak dengan tingginya penambahan kasus Corona di Jawa Barat.

"Belum tentu (efek libur panjang), saya nggak berani ngambil kesimpulan. Kan kita musti lihat dulu yang positifnya di mana? Di keluarga, di buruh, di pesantren, atau di mana kan nanti kalau salah jawab bisa salah kesimpulan," jelasnya.

Selain itu, Daud juga menjelaskan, tingginya penambahan kasus Corona di Jawa Barat belakangan ini berasal dari wilayah Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung.

"Kalau kemarin-kemarin masih seputar BoDeBek kemudian di seputar Bandung itu juga agak meningkat akhir-akhir ini. Jadi masih di sekitaran situ aja, episentrumnya di BoDeBek sama Bandung dan kemungkinan hari ini begitu juga," tuturnya.



Simak Video "Pascalebaran, Kasus Covid-19 di RI Meningkat Namun..."
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)