Kamis, 12 Nov 2020 08:02 WIB

CDC Perbarui Pedoman, Ini Masker Aman dan yang Dilarang Dipakai Cegah COVID-19

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
London, January 26, 2020. People wearing a face masks to protecting themself because of epidemic in China. Selective Focus. Concept of coronavirus quarantine. MERS-Cov, middle East respiratory syndrome coronavirus, Novel coronavirus 2019-nCoV. Ilustrasi pakai masker. (Foto: Powerofflowers)
Jakarta -

Pedoman soal masker sejak wabah Corona merebak banyak berubah, dari yang awalnya tak disarankan hingga kini wajib dipakai untuk melindungi orang lain terpapar COVID-19. Kini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) kembali memperbarui pedoman.

CDC secara resmi menyebut masker tak hanya melindungi orang lain, tetapi diri kita sendiri dari risiko tertular COVID-19, demikian pedoman baru CDC.

"Semakin banyak bukti bahwa masker bekerja dalam hal menurunkan risiko bagi semua orang," kata peneliti kesehatan lingkungan Harvard Joseph Gardner Allen, Harvard T.H. Chan School of Public Health, dikutip dari CNN International.

Bukti COVID-19 bisa bertahan di udara juga memicu pertanyaan masker seperti apa yang memberi perlindungan terbaik dari COVID-19.

Masker jenis apa yang paling baik mencegah COVID-19 berdasarkan pedoman CDC?

Panduan baru CDC menyebut masker kain berbahan katun dengan jumlah benang yang tinggi menjadi pilihan yang baik melindungi diri dari COVID-19.

"Carilah tenunan ketat dari 100 persen katun," sebut CDC dalam pedoman barunya.

Bagaimana cara memastikan masker efektif?

"Gunakan uji cahaya untuk memeriksa tenunan, jika Anda dapat dengan mudah melihat garis besar serat individu saat Anda mengangkat masker ke arah cahaya, kemungkinan itu tidak akan efektif," sebut CDC.

Menurut CDC, beberapa lapisan kain dengan jumlah benang yang lebih tinggi terbukti efektif menangkal COVID-19 lebih tinggi dibandingkan masker satu lapisan kain dengan jumlah benang yang lebih rendah. Apa buktinya?

"Dalam beberapa kasus menyaring hampir 50 persen partikel halus yang kurang dari 1 mikron," sebut CDC.

"Masker kain dalam beberapa penelitian yang dilakukan. setara dengan masker bedah sebagai penghalang untuk pengendalian sumber," tegas CDC.

Masker apa saja yang tidak disarankan? Klik halaman berikut.


Selanjutnya
Halaman
1 2