Senin, 16 Nov 2020 14:59 WIB

Mengenal Genetic Ancestry, Tes DNA untuk Mengetahui Asal Usul Leluhur

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi DNA Ilustrasi DNA. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Genetic Ancestry atau tes keturunan genetik dan silsilah genetik, adalah cara untuk mengetahui sejarah keluarga (genealogi). Pemeriksaan variasi DNA dapat memberikan petunjuk tentang dari mana nenek moyang seseorang mungkin berasal dan tentang hubungan antar keluarga.

Dikutip dari Medline Plus, pola variasi genetik sering kali dimiliki oleh orang-orang dengan latar belakang tertentu. Semakin erat hubungan dua individu, keluarga, atau populasi, semakin banyak pola variasi yang biasanya mereka bagi.

Tes DNA genealogis adalah tes berbasis DNA yang melihat lokasi spesifik dari genom seseorang, untuk menemukan atau memverifikasi hubungan silsilah leluhur atau untuk memperkirakan campuran etnis seseorang sebagai bagian dari silsilah genetik.

Salah satu tipe tes yang dilakukan dalam prosedur ini disebut pengujian polimorfisme nukleotida tunggal atau SNP. Tes ini mengevaluasi sejumlah besar variasi SNP di seluruh genom seseorang.

Hasilnya dibandingkan dengan orang lain yang telah mengikuti tes untuk memberikan perkiraan latar belakang etnis seseorang. Misalnya, pola SNP mungkin menunjukkan bahwa leluhur si A adalah sekitar 50 persen Afrika, 25 persen Eropa, 20 persen Asia, dan 5 persen tidak diketahui.

Ahli silsilah menggunakan jenis tes ini karena hasil tes kromosom Y dan DNA mitokondria, yang hanya mewakili satu garis leluhur, tidak menangkap keseluruhan latar belakang etnis individu.

Hanya saja, pengujian ini memiliki sejumlah keterbatasan. Tes DNA genetic ancestry ini biasanya ditawarkan oleh perusahaan atau organisasi tertentu sehingga hasil perkiraan etnis mungkin tidak konsisten dari satu penyedia ke penyedia lainnya.

Selain itu karena sebagian besar populasi manusia telah bermigrasi berkali-kali sepanjang sejarah mereka dan bercampur dengan kelompok terdekat, uji etnis berdasarkan pengujian genetik mungkin berbeda dari harapan individu.

Secara garis besar, hasil tes leluhur genetik gabungan dari banyak orang dapat digunakan oleh para ilmuwan untuk mengeksplorasi sejarah populasi saat mereka muncul, bermigrasi, dan bercampur dengan kelompok lain.



Simak Video "Cegah Kanker Serviks Sejak Dini dengan Tes HPV DNA"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)