Sabtu, 21 Nov 2020 14:08 WIB

Penting! Begini Cara Cegah Serangan Jantung Saat Olahraga

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi tali sepatu lepas Foto: Thinkstock
Jakarta -

Kabar duka datang dari dunia sepakbola Indonesia. Legenda Ricky Yacobi meninggal dunia. Ricky diduga mengalami serangan jantung saat sedang bermain sepakbola untuk ajang silaturahmi dengan tajuk Trofeo Medan Selection di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta Pusat.

"Habis cetak gol mau selebrasi, terus jatuh kena serangan jantung," ujar rekan almarhum, Lody Hutabarat, melalui grup WhatsApp.

Tak hanya dialami oleh Ricky Yacobi, kasus serangan jantung saat berolahraga kerap kali terjadi. Beberapa atlet juga dikabarkan mengalami serangan jantung saat berolahraga yang kemudian merenggut nyawanya.

Apa sih yang perlu diperhatikan saat olahraga biar nggak terkena serangan jantung?

Spesialis jantung dr Vito A Damay, SpJP(K), dari Siloam Hospitals Lippo Village mengatakan, sebelum melakukan olahraga pastikan dulu kapasitas tubuh kita dengan aktivitas yang akan dilakukan.

"Perhatikan kapasitas jantung yang jadi modal awal kita. Seperti mobil dan motor yang kalau mau ke luar kota pastinya dicek dulu kelengkapannya. Apalagi usia di atas 40 tahun di mana lebih sering terjadi kasus henti jantung pada atlet dan diakibatkan jantung koroner yang sebenarnya bisa dicegah atau setidaknya diketahui lebih awal," jelas dr Vito, saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/11/2020).

"Pemeriksaan elektrokardiografi dan pemeriksaan fisik menggunakan stetoskop merupakan standar pemeriksaan rutin. Setelah itu pemeriksaan tambahan treadmill test dan echocardiography (USG jantung) jika dianggap perlu," tambah dr Vito.

dr Vito menjelaskan bahwa serangan jantung terjadi karena sumbatan mendadak pada pembuluh darah koroner yang seharusnya memberi makan otot jantung agar kuat memompa jantung.



Simak Video "Pentingnya Deteksi Jantung saat Berolahraga"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)