Minggu, 29 Nov 2020 20:53 WIB

Habib Rizieq Tolak Tracing COVID-19, Pemerintah Akan Tegas

Ayunda Septiani - detikHealth
Rizieq Shihab, leader of the Indonesian hardline Muslim group FPI (Front Pembela Islam or Islamic Defender Front), arrives at the police headquarters in Jakarta on January 23, 2017. - Shihab was summoned as a witness by police over allegations he insulted rupiah bank notes by saying they contained communist symbols. (Photo by ADEK BERRY / AFP) Habib Rizieq (Foto: AFP/ADEK BERRY)
Jakarta -

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, menyayangkan soal sikap Habib Rizieq Shibab yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak virus Corona COVID-19.

"Kami sangat menyesalkan sikap saudara Muhammad Rizieq Shihab, yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak, mengingat yang bersangkutan pernah melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19," jelas Mahfud, dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Minggu (29/11/2020).

"Kami meminta kepada masyarakat luas, siapapun itu untuk koperatif sehingga penanganan COVID-19 berhasil," tambah Mahfud.

Selain itu, Mahfud juga mengatakan akan melakukan tindakan yang tegas bagi siapapun yang melanggar kententuan yang bisa membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat luas.

Terkait hal tersebut, pemerintah akan terus melakukan proses-proses hukum sesuai dengan hukum yang berlaku, demi kebaikan bersama dalam rangka memutus penyebaran COVID-19.



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)