Kamis, 03 Des 2020 14:32 WIB

Ini Urutan Penyakit Mematikan Versi WHO

Lusiana Mustinda - detikHealth
Rutin Makan Cabai Bisa Turunkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung Foto: Getty Images/iStockphoto/CasarsaGuru
Jakarta -

Menurut WHO, dari 56,9 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2016 lebih dari setengah (54 persen) disebabkan oleh 10 penyebab mematikan teratas di dunia.

Penyakit jantung iskemik dan stroke adalah pembunuh terbesar di dunia, dengan gabungan 15,2 juta kematian pada tahun 2016.

Penyakit paling mematikan ini umumnya disebabkan karena buruknya pola makan dan beberapa penyebab lainnya. Beberapa diantaranya merupakan penyakit yang perkembangannya lambat.

Penyakit mematikan versi WHO

1. Penyakit arteri koroner

Penyakit arteri koroner disebut juga sebagai penyakit jantung iskemik. Ini menjadi penyakit yang diakibatkan karena terjadinya penyempitan pembuluh darah di jantung dan berisiko terkena serangan jantung.

Penyakit arteri koroner atau penyakit jantung iskemik masih menjadi penyakit mematikan dan pembunuh nomor satu di dunia.

Penyakit ini dapat muncul tanpa gejala, nyeri dada hingga gagal jantung.

2. Stroke

Urutan penyakit mematikan selanjutnya adalah stroke. Stroke adalah penyakit yang terjadi ketika arteri di otak tersumbat atau bocor.

Jika hal ini terjadi otak akan mengalami kekurangan oksigen setelah itu sel-sel otak akan mati dalam beberapa menit.

Jika stroke ditangani dengan cepat dan tepat, kemungkinan dapat pulih kembali. Namun jika terlambat dapat menyebabkan kecacatan dalam jangka waktu panjang.

Gejala yang dialami penderita stroke umumnya merasa mati rasa di seluruh atau sebagian tubuh, sulit berjalan dan kebingungan.

3. Alzheimer dan demensia

Alzheimer dan demensia memang jarang dikaitkan dengan risiko kematian. Namun kedua penyakit ini bisa menyebabkan kehilangan ingatan yang lambat laun akan menyebabkan kerusakan mental dan memori.

Penyakit ini disebabkan oleh masalah memori ringan seperti tidak mampu mengingat sesuatu. Sampai akhirnya fungsi otak akan menurun hingga mengakibatkan kematian.

4. Kanker pernapasan

Kanker pernapasan yang meliputi kanker bronkus, trakea, paru-paru dan laring di tahun 2015 dilaporkan menjadi penyakit yang menyebabkan sekitar empat juga kematian setiap tahunnya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penyakit ini terjadi yaitu asap rokok, partikel beracun hingga kualitas udara yang buruk.

5. Infeksi saluran pernapasan

Infeksi saluran pernapasan menjadi salah satu penyakit yang mematikan menurut WHO. Penyakit ini meliputi bronkitis, tuberkulosis (TBC) dan pneumonia.

Penyakit ini disebabkan oleh virus atau bakteri yang masuk ke dalam saluran pernapasan.

Gejala yang muncul saat terjadi infeksi pernapasan diantaranya batuk, sesak napas, nyeri dada hingga mengi.

Jika tidak segera diobati secara benar, infeksi ini bisa menyebabkan kematian dan menular ke banyak orang.

5. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

Kondisi ini bisa membuat pengidapnya sulit bernapas dalam jangka panjang. Pada 2004, diperkirakan sudah ada 64 juta orang yang menderita penyakit tersebut.

Beberapa orang yang berisiko terkena penyakit PPOK adalah orang yang sering merokok, punya riwayat infeksi pernapasan sejak kecil ataupun keturunan.

7. Kanker usus besar

Kanker kolorektal atau usus besar adalah kanker yang bermula di usus atau rektum, merupakan penyebab kematian akibat kanker kedua tertinggi di Indonesia dan ketiga tertinggi di dunia, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Tanda-tanda bahaya untuk kanker usus adalah ada darah di feses, feses berwarna hitam dan menumpuk, sakit saat buang air besar dan perubahan kebiasaan BAB.

8. Diabetes mellitus

Diabetes merupakan salah satu kondisi saat tubuh tidak bisa memproses makanan dan gula yang masuk ke aliran darah. Hal ini menyebabkan penumpukan racun di dalam darah karena jumlah hormon insulin yang tidak mencukupi.

Ada dua jenis diabetes, yaitu tipe 1 dan 2. Diabetes tipe satu bisa dialami pada usia muda, yaitu saat pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Sementara tipe 2, biasa terjadi pada orang lanjut usia karena insulin yang diproduksi dalam tubuh tidak cukup dan terjadi resisten.

9. Penyakit ginjal

Penyakit ginjal terjadi ketika ginjal mengalami gangguan seperti penumpukan limbah dan racun, anemia serta gangguan elektrolit.

Gejala penyakit ginjal adalah muntah, kencing lebih sering dari biasanya, tidak nafsu makan hingga kram otot.

Jika terjadi gagal ginjal, organ ini tidak lagi dapat membersihkan darah dengan baik. Seseorang dengan penyakit ginjal juga harus rutin mencuci darahnya.

10. Kanker payudara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengeluarkan laporan yang menyatakan angka kanker 'melonjak' nyaris 10 juta kematian di tahun 2018.

Sejumlah 18,1 juta kasus baru ditemukan dan diperkirakan kanker akan menjadi penyebab pertama kematian dalam kurun waktu seabad terakhir.

Dikutip dari CNN, penelitian yang dilakukan oleh International Agency for Research on Cancer (IARC), kanker paru, payudara dan usus besar merupakan tiga teratas tipe kanker yang paling sering diidap dan menjadi salah satu penyakit yang mematikan.



Simak Video "WHO Tidak Rekomendasikan Remdesivir Jadi Obat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)