Kamis, 03 Des 2020 17:39 WIB

Soal 'Ledakan' 1.755 Kasus Harian di Papua, Ini Kata Satgas COVID-19

Ayunda Septiani - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Per hari ini Kamis (3/12/2020) Indonesia mencatat rekor baru kasus COVID-19 sebanyak 8.369 kasus sehingga total positif jadi 557.877, sembuh 462.553, dan meninggal 17.355.

Papua menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi, dengan angka fantastis yakni 1.755 kasus. Juru bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut angka tersebut merupakan akumulasi tambahan kasus positif sejak tanggal November.

"Papua pada hari ini melaporkan sejumlah 1.755 kasus yang mana merupakan akumulasi tambahan kasus positif sejak tanggal 19 November hingga hari ini," jelas Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan di Sekretariat Presiden, Kamis (3/12/2020).

Selain itu, Wiku meminta kepada kepala daerah yang masih memiliki perbedaan data untuk segera melakukan konsolidasi data secara langsung dengan pemerintah pusat segera mungkin.

Selain Papua, ada 2 provinsi yang juga catatkan kasus COVID-19 di atas 1.000 yakni Jawa barat dengan 1.648 kasus, dan DKI Jakarta 1.153 kasus.



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)