Kamis, 03 Des 2020 20:03 WIB

Lab Penuh dan Antre, 1.580 Orang di Klaten Masih Menunggu Hasil Swab COVID-19

Achmad Syauqi - detikHealth
Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwi Atmoko dan desk Pilkada sidak KPU Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwi Atmoko dan desk Pilkada sidak KPU (Foto: Achmad Syauqi/detikHealth)
Klaten -

Sebanyak 1.580 orang di Kabupaten Klaten masih menunggu hasil swab. Memasuki H-6 coblosan Pilkada, masih banyak laboratorium sedang antre swab.

"Yang menunggu hasil tinggal 1.850 an orang. Tapi kendalanya semua lab juga sedang mengantre semua," jelas Pjs Bupati Klaten, Sujarwanto Dwi Atmoko, pada wartawan di sela sidak KPU Kabupaten Klaten, Kamis (3/12/2020).

Menurut Sujarwanto yang juga Pjs Ketua Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, warga yang menunggu hasil swab sebanyak itu diyakini tidak akan menyebabkan munculnya klaster baru Pilkada. Sebab begitu dinyatakan reaktif dan sudah swab, sudah diisolasi.

"Begitu dia masuk swab, yang di-swab langsung diisolasi. Jadi tidak akan memunculkan kluster baru," jelas Sujarwanto.

Lebih lanjut Sujarwanto mengatakan dari penyelenggara dan pengawas Pilkada yang di-swab banyak yang negatif. Yang reaktif pun masih menjalani isolasi mandiri.

"Beberapa di antaranya masih menjalani isolasi, tapi kita yakinlah dalam waktu dekat selesai. Tapi skenarionya jika pada hari H tidak bisa melaksanakan tugas maka ada dua cara solusi," papar Sujarwanto.

Cara itu, kata Sujarwanto, bagi TPS yang anggota KPPS nya masih minimal lima orang tidak masalah tetap karena bisa berjalan. Tapi bagi yang kurang dari lima orang bisa diisi penugasan TPS lain.

"Bisa diadakan penugasan dari TPS lain atau diadakan pengisian baru. Bisa menggandeng asosiasi profesi misalnya guru, dan mereka juga ada disiapkan swab," sambung Sujarwanto.

Berkaitan zona merah COVID, terang Sujarwanto, masyarakat tidak perlu khawatir datang ke TPS. Sebab KPU telah menyiapkan protokol klir.

"Masyarakat tidak perlu khawatir datang ke TPS karena KPU sudah menyiapkan protokol klin. Baik dari sisi petugasnya, tempatnya, prosedurnya dan sarananya," pungkas Sujarwanto.

Wakil ketua Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Jaka Sawaldi mengatakan data terakhir 1.500 an orang yang menunggu swab itu di tanggal 30 Desember.

"Jadi itu di tanggal 29-30 Desember. Tentu sampai hari ini sudah ada yang sembuh atau bertambah," jelas Jaka Sawaldi pada detikcom.



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)