Jumat, 04 Des 2020 13:33 WIB

Kabar Baik! Obat HIV Rasa Stroberi Segera Tersedia untuk Anak-anak

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Laboratory Request, Hiv Test, Hiv Positive Obat HIV untuk anak dengan rasa stroberi segera tersedia. (Foto: iStock)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, setiap tahun ada 160.000 anak di dunia yang terinfeksi human immunodeficiency virus (HIV). Tanpa adanya akses tes dan pengobatan, 50 persen anak akan meninggal di usia 2 tahun dan 80 persen tak akan bisa bertahan hidup sampai ulang tahun ke-lima.

Selain itu, data WHO menunjukkan, sekitar 80.000 balita dan anak-anak meninggal setiap tahunnya karena penyakit acquired immune deficiency syndrome (AIDS), yang disebabkan oleh infeksi HIV.

Demi meningkatkan harapan hidup, orang yang terinfeksi HIV harus rutin mengonsumsi obat. Namun, bagi anak-anak, obat yang selama ini mereka konsumsi terlalu pahit dan sulit untuk ditelan.

Hal inilah yang memicu para ahli untuk mengembangkan obat HIV untuk anak. Kabar baiknya, tidak lama lagi obat ini akan hadir dalam bentuk tablet yang dapat larut dalam air atau jus, sehingga bayi tetap bisa menelannya.

Dolutegravir menjadi formula obat HIV pertama untuk bayi dan juga anak-anak. Obat tersebut akan segera tersedia berdasarkan kesepakatan antara sejumlah perusahaan farmasi dan inisiatif kesehatan global.

Tak hanya itu, obat HIV ini akan memiliki rasa stroberi.

"Ini benar-benar kemajuan," kata Kepala pediatri ICAP, global health outreach arm Columbia University's Mailman School of Public Health, sekaligus pemimpin WHO bagian treatment guidelines panel, Dr Elaine J Abrams, dikutip dari New York Times.

"Produk perawatan anak yang saat ini tersedia kurang optimal. Ada beberapa formula baru, tetapi belum sesukses yang diharapkan," jelasnya.

Meski begitu, obat HIV ini baru bisa diberikan setelah anak berusia satu bulan, sehingga pada bayi yang baru lahir masih perlu menggunakan sediaan sirup.



Simak Video "Pelayanan ODHA di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)