Jumat, 04 Des 2020 21:45 WIB

Round Up

Golongan Darah Apa Saja yang Lebih Rentan COVID-19? Ini Daftarnya

Zintan Prihatini - detikHealth
Stok darah di PMI Jakarta Utara selama Ramadan dan Lebaran masih mencukupi. Stok saat ini mencapai 6 ribu kantong darah. Golongan darah apa saja yang lebih rentan COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Ilmuan di dunia meneliti tentang pengaruh golongan darah terhadap tingkat risiko infeksi virus Corona. Beberapa penelitian menyebutkan golongan darah O memiliki risiko paling rendah terhadap infeksi COVID-19 dibandingkan dengan golongan darah A yang lebih rentan terhadap virus Corona.

Dirangkum detikcom, berikut berbagai penelitian tentang kaitan golongan darah dengan risiko infeksi COVID-19.

Golongan darah A

Studi di China yang dilakukan pada 2.173 pasien Corona di Wuhan dan Shenzen, melaporkan golongan darah A lebih rentan terhadap COVID-19, dibandingkan dengan golongan darah tipe lain. Dalam studi yang diterbitkan di MedRxiv.org pada 11 Maret dilaporkan 206 pasien yang meninggal di Wuhan karena COVID-19, 85 orang di antaranya memiliki golongan darah A.

"Orang-orang dari golongan darah A mungkin perlu memperkuat perlindungan pribadi untuk mengurangi kemungkinan terinfeksi," tulis para peneliti yang dipimpin oleh Wang Xinghuan, dikutip dari South China Morning Post.

Mereka menambahkan, pasien Corona dengan golongan darah A perlu menerima perawatan yang lebih ketat dan lebih intensif.

Golongan darah AB

Dalam studi yang sama, peneliti membandingkan 2.173 pasien COVID-19 dengan jumlah populasi di wilayah tersebut. Hasil pembandingan itu ditemukan, kelompok yang terinfeksi COVID-19, golongan darah A 38 persen, 26 persen tipe B, 10 persen tipe AB, dan 25 persen tipe O. Observasi di Shenzhen juga mendapat hasil yang serupa.

Selain itu, golongan darah AB secara umum berisiko terhadap gangguan kognitif dan strok.

Golongan darah O

Dikutip dari Reuters, sebuah studi yang melibatkan 225.556 orang melalui tes Corona di Kanada menemukan bahwa golongan darah O maupun Rh-negatif berisiko sedikit lebih rendah terhadap COVID-19.

Orang dengan golongan darah O, 12 persen lebih rendah terinfeksi COVID-19 dan berpeluang 13 persen lebih rendah berisiko meninggal karena COVID-19. Penulis studi, dr Joel Ray dari Rumah Sakit St Michael di Toronto, mengatakan orang dengan golongan darah O mungkin telah mengembangkan antibodi yang dapat mengenali beberapa aspek dari COVID-19.

"Studi kami selanjutnya secara khusus akan melihat antibodi semacam itu, dan apakah mereka menjelaskan efek perlindungan," kata dr Ray.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)