Selasa, 08 Des 2020 22:19 WIB

Kenali Tanda dan Gejala COVID-19 yang Harus Diwaspadai

Kanya Anindita - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Tanda dan gejala COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Berbagai tanda dan gejala COVID-19 yang dialami pasien kerap berbeda-beda. Ada yang mengalami gejala umum, ada juga yang mengalami gejala tak biasa sehingga mereka tidak menyadari bahwa mereka mulai terkena virus corona.

Tanda dan gejala COVID-19 yang paling umum adalah batuk, pilek, sesak napas, dan kelelahan. Di samping keempat gejala yang disebutkan, masih ada tanda dan gejala COVID-19 lainnya yang bisa menyerang sistem pertahanan tubuh.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut tanda dan gejala COVID-19 yang harus diwaspadai:

1. Demam tinggi

Tanda dan gejala COVID-19 ini bisa dialami bagi mereka yang imun tubuhnya menurun. Jika suhu tubuh mencapai 40°C, itu artinya sudah mencapai batas suhu normal dan dikategorikan demam tinggi. Segera periksakan ke dokter untuk mendapat pengobatan lebih lanjut.

2. Sakit tenggorokan

Meskipun bukan gejala umum, sakit tenggorokan dikatakan sebagai salah satu tanda dan gejala COVID-19. Sakit tenggorokan menjadi gejala awal sesak napas di mana virus akan dihirup dan masuk ke hidung serta tenggorokan. Kemungkinan mereka akan berkembang sehingga menyebabkan tenggorokan sakit dan iritasi.

3. Sakit kepala

Tanda dan gejala COVID-19 satu ini bisa menimpa pasien corona tanpa mereka sadari. Biasanya, sakit kepala akibat COVID-19 hanya menyerang bagian sebelah (migrain). Jika disertai demam tinggi, dikhawatirkan mengakibatkan tubuh rentan terkena corona.

4. Nyeri otot

Nyeri otot dapat dianggap sebagai salah satu tanda dan gejala COVID-19. Hal ini disebabkan oleh pelepasan bahan kimia sitokin ke tubuh sebagai respon terhadap infeksi virus sehingga badan terasa pegal-pegal dan sulit bergerak.

5. Mata merah

Mata merah dicurigai sebagai tanda dan gejala COVID-19 jika virus menginfeksi jaringan yang disebut konjungtiva, yang menutupi bagian putih mata atau bagian dalam kelopak mata. Penyakit ini disebut konjungtivis di mana mata kemerahan, bengkak, dan terasa gatal.

Namun, konjungtivis tidak berarti tanda dan gejala COVID-19. Penyebab yang lebih mungkin adalah berbagai virus, bakteri, bahan kimia, dan alergen yang dapat mengiritasi mata.



Simak Video "Informasi Terkini Seputar Gejala Covid-19 yang Ditimbulkan Varian Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)