Kamis, 10 Des 2020 09:06 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Positif Corona, Ini Urutan Gejala Awal yang Bisa Muncul

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ustaz Yusuf Mansur bicara kedekatannya dengan Jokowi dan Sandiaga Uno Ustaz Yusuf Mansur positif Corona. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Ustaz Yusuf Mansur positif virus Corona COVID-19. Hal ini ia sampaikan lewat akun Instagram pribadinya.

"Alhamdulillaah. segala puji bagi Allah. saya dan fadhil, sementara positif COVID. bismillaah," tulis Ustaz Yusuf Mansur di akun @yusufmansurnew, Kamis (10/12/2020).

Ustaz Yusuf Mansur pun meminta doa dan berterima kasih kepada pengikutnya yang telah mendoakan agar ia cepat pulih dari COVID-19. "Mksh atas segala doanya. insyaaAllah nanti Allah kembalikan lagi immun dan kesehatannya, dan kemudian swab lagi, negatif. aaamiin," ungkapnya.

Saat seseorang terinfeksi virus Corona pertama kali, ada urutan gejala COVID-19 yang bisa dialami pasien. Hal ini diungkap oleh sebuah studi di University of Southern California (USC).

"Ini semacam panduan yang bagus," kata Dr Bob Lahita, seorang profesor kedokteran yang tidak terkait dengan penelitian tersebut, dikutip dari CBS News.

"Kami dapat mengatakan dengan aman, belajar seperti yang mereka lakukan, saya pikir itu 55 ribu pasien dari China (dalam studi baru), mereka melihat data dan melihat gejala dan menemukan bahwa urutan ini cukup dapat dijadikan patokan," lanjutnya.

Urutan gejala awal yang bisa dialami pasien COVID-19 di antaranya sebagai berikut.

  1. Demam diikuti batuk
  2. Nyeri otot
  3. Mual
  4. Diare.

"Demam itu nomor satu, diikuti batuk, diikuti nyeri, dan tidak semuanya harus muncul secara berurutan, bisa muncul bersamaan," kata Lahita tentang pengelompokan gejala Corona pertama.

Penelitian ini pun menegaskan bahwa tidak semua pasien COVID-19 bisa mengalami gejala yang sama. Namun, ini dapat membantu para tenaga medis dalam mengambil tindakan pengobatan pasien.

"Dokter bisa menentukan langkah apa yang harus diambil untuk merawat pasien, dan mereka bisa mencegah kondisi pasien memburuk," kata ilmuwan USC Peter Kuhn.

Dalam penelitian ini, para peneliti memeriksa rekam medis dan data lain pada lebih dari 55.000 kasus COVID-19 di China yang dikumpulkan selama rentang sembilan hari pada bulan Februari.

"Selain hal-hal yang kita semua bicarakan seperti kehilangan penciuman dan hilangnya rasa, sekali lagi, demam, batuk, nyeri otot, mual, muntah dan kemudian diare adalah indikator yang sangat baik dari fakta bahwa Anda mungkin mengidap COVID-19," sebut para peneliti.



Simak Video "Gejala Virus Corona yang Dirasakan Yusuf Mansur"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)