Rabu, 16 Des 2020 05:47 WIB

Urutan Risiko Kematian akibat COVID-19, Siapa Paling Rentan?

Zintan Prihatini - detikHealth
Disinfeksi Corona lewat penyemprotan disinfektan dilakukan di kompleks area gedung Balai Kota DKI Jakarta usai Anies Baswedan terpapar COVID-19. Virus Corona COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Kematian akibat COVID-19 masih tinggi, termasuk di Indonesia. Pada 15 Desember tercatat 155 kasus kematian sehingga totalnya menjadi 19.11 kasus.

Bertambahnya zona merah dari 47 kabupaten-kota menjadi 64 kabupaten-kota membuat Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menekankan bahwa penularan virus Corona dalam masyarakat masih tinggi. Meski banyak pasien COVID-19 yang tak memiliki gejala atau OTG, beberapa pasien mengalami kondisi fatal akibat infeksi virus Corona hingga meninggal dunia.

Wiku menjelaskan ada beberapa orang yang berisiko tinggi mengalami kematian saat tertular COVID-19. Salah satu di antaranya adalah pasien yang memiliki penyakit bawaan seperti penyakit jantung.

Pasien dengan kondisi ini lebih berisiko fatal dibandingkan dengan pasien yang tidak memiliki penyakit jantung.

"Penyakit jantung memiliki risiko kematian 9 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak memiliki penyakit jantung," jelasnya saat melakukan konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden Selasa (15/11/2020).

Selain penyakit bawaan pasien yang bisa menyebabkan kematian akibat COVID-19, usia juga menjadi salah satu faktornya. Wiku menegaskan bahwa usia paling rentan adalah pasien COVID-19 yang berada di rentang usia lanjut yaitu 60 tahun atau lebih.

Namun, bukan berarti usia produktif tidak memiliki risiko yang fatal. Mereka yang berada di usia produktif juga memiliki risiko cukup tinggi meninggal akibat COVID-19.

Berikut detail usia yang paling rentan alami kematian akibat COVID-19.

Berdasarkan usia:

  • 31-45 Tahun: 2,4 kali lipat lebih berisiko
  • 46-59 Tahun: 8,5 kali lipat lebih berisiko
  • 60 Tahun ke atas: 19,5 kali lipat lebih berisiko

Berdasarkan penyakit komorbid:

  • Penyakit ginjal: 13,7 kali lebih berisiko
  • Penyakit jantung: 9 kali lebih berisiko
  • Diabetes mellitus: 8,3 kali lebih berisiko
  • Hipertensi: 6 kali lebih berisiko
  • Penyakit imun: 6 kali lebih berisiko


Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)