Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, RS Tunggu Petunjuk Soal 'Pre Order'

ADVERTISEMENT

Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, RS Tunggu Petunjuk Soal 'Pre Order'

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Rabu, 16 Des 2020 17:15 WIB
TRURO, ENGLAND - DECEMBER 09: Deborah Cartmel receives the Covid-19 vaccine as the Royal Cornwall Hospital begin their vaccination programme on December 9, 2020 in Truro, United Kingdom. More than 50 hospitals across England were designated as covid-19 vaccine hubs, the first stage of what will be a lengthy vaccination campaign. NHS staff, over-80s, and care home residents will be among the first to receive the Pfizer/BioNTech vaccine, which recently received emergency approval from the countrys health authorities. (Photo by Hugh Hastings/Getty Images)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Getty Images/Hugh Hastings)
Yogyakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut vaksin COVID-19 gratis untuk masyarakat. RS Universitas Islam Indonesia (UII) di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, yang sebelumnya sudah membuka 'pre order' vaksinasi COVID-19, siap ikut menggratiskan setelah pemerintah memberi petunjuk teknis.

"Intinya sih siapa yang sudah mendaftar vaksinasi datanya tetap kami simpan sambil kami juga menunggu keputusan terkait teknisnya seperti apa," kata Manajer Humas RS UII, Seffudin Sudarmadi kepada detikcom, Rabu (16/12/2020).

Apabila RS swasta dilibatkan dalam vaksinasi gratis, dia menyebut jika RS UII siap menggratiskan vaksinasi COVID-19. Semua itu untuk memutus rantai penularan COVID-19.

"Kami menunggu pemerintah, kalau vaksin digratiskan ya kami tidak mungkin mengutip pembayaran vaksin ke pasien. Asal pemerintah mengeluarkan petunjuk teknis jika rumah sakit swasta boleh ikut dalam menyuntikkan vaksin ke masyarakat," ucapnya.

"Kami juga masih menunggu yang digratiskan dengan 1 merek sama atau tidak. Jika iya apakah RS UII boleh tidak untuk menyuntikkan vaksin, kalau RS swasta boleh kami siap," imbuhnya.

Pasalnya saat ini vaksin untuk anak ada yang digratiskan. Tapi ada juga vaksin yang memiliki kandungan sama dan untuk mendapatkannya harus secara berbayar ke swasta.

Karena itu, dia menyebut pihaknya menunggu petunjuk dari Kemenkes RI terkait boleh tidaknya rumah sakit menjual merk vaksin COVID-19 selain yang digratiskan oleh pemerintah.

"Jika pemerintah sudah gratiskan apakah RS swasta diizinkan memvaksin dengan berbayar mandiri dengan merk lain," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi kabar gembira terkait vaksin Corona. Vaksin Corona untuk masyarakat akan diberikan secara gratis.

"Setelah menerima banyak masukan masyarakat dan melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin COVID-19 untuk masyarakat adalah gratis," kata Presiden Jokowi lewat YouTube Sekretariat Kepresidenan, Rabu (16/12/2020).

"Sekali lagi, gratis, tidak dikenakan biaya sama sekali," tegasnya.



Simak Video "Booster Kedua untuk Lansia Direstui, Bagaimana dengan Masyarakat Umum?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT