Kamis, 17 Des 2020 21:55 WIB

Penyakit Ain dalam Islam: Penyebab dan Cara Mengobatinya

Puti Yasmin - detikHealth
Beautiful blond woman with painted eye Foto: thinkstock/Penyakit Ain dalam Islam: Penyebab dan Cara Mengobatinya
Jakarta -

Penyakit ain adalah penyakit yang ditimbulkan oleh pandangan dari seseorang, baik itu pandangan hasad, dengki, maupun takjub. Namun, dalam medis penyakit ain tidak dapat terdeteksi.

Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda mengenai keberadaan penyakit ain dalam Islam. Bahkan, penyakit ini bisa mendahului sebuah takdir.

Arab: العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين

Artinya: Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ain itu yang bisa.

Selain itu, dijelaskan oleh Al Lajnah Ad Daimah:

Arab: مأخوذة من عان يَعين إذا أصابه بعينه ، وأصلها : من إعجاب العائن بالشيء ، ثم تَتبعه كيفية نفْسه الخبيثة ، ثم تستعين على تنفيذ سمها بنظرها إلى المَعِين

Artinya: ain dari kata 'aana - ya'iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respon jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).

Sederhananya, penyakit ain terjadi karena tatapan mata yang dibarengi dengan perasaan kagum sekaligus dengki atau iri. Akibatnya, setan memanfaatkan kondisi ini dengan mengirim panah hasad kepada orang yang dikagumi atau dibenci sehingga menyebabkan penyakit ain.

Tak hanya pada orang dewasa, penyakit ain bisa terjadi pada anak, ibu hamil, hingga bayi. Betapa berbahayanya penyakit ini bila menimpa dan mengganggu kehidupan kita karena bisa menyebabkan penyakit, kerusakan, hingga kematian.

Lantas, bagaimana cara mengobati penyakit ain dan mencegahnya? SELANJUTNYA BACA DI SINI.



Simak Video "RI akan Kedatangan 140 Juta Vaksin pada Agustus hingga September"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/erd)