Jumat, 18 Des 2020 15:32 WIB

5 Bayi di Singapura Lahir dengan Antibodi COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Baby - Human Age, Foot, Newborn, Human Foot Bayi yang lahir dari ibu positif COVID-19 bisa memiliki antibodi. (Foto: Getty Images/JaCZhou)
Jakarta -

Sebuah studi yang dilakukan peneliti Singapura mengonfirmasi bayi yang lahir dari ibu positif COVID-19 bisa memiliki antibodi terhadap virus. Sejauh ini sudah ada 5 bayi yang lahir dari awal penelitian sampai studi dilaporkan.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (18/12/2020), total ada 16 ibu hamil yang diamati dalam studi. Sebagian besar wanita tersebut terinfeksi COVID-19 dengan gejala ringan, namun yang usianya lebih tua dan bobot badannya berat mengalami gejala lebih parah.

Singapore Obstetrics and Gynaecology Research Network menyebut dari 5 bayi yang sudah lahir, semuanya memiliki antibodi terhadap COVID-19.

Hanya saja masih belum bisa dipastikan apakah antibodi yang dimiliki sudah cukup mampu melindungi para bayi dari infeksi. Ini karena tingkat antibodi tiap bayi bisa berbeda-beda.

Bayi dengan tingkat antibodi tertinggi cenderung datang dari ibu yang terinfeksi COVID-19 mendekati waktu persalinan.

Peneliti menyebut perlu studi lebih lanjut untuk melihat apakah antibodi yang ada pada bayi bisa bertahan lama atau akan memudar saat bertambah usia.



Simak Video "Studi Inggris: Antibodi Bisa Bertahan 6 Bulan Pasca Terinfeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)