Antartika kini tak lagi menjadi satu-satunya benua di dunia yang terbebas dari virus Corona COVID-19. Senin waktu setempat, terkonfirmasi 36 warga Chili positif terinfeksi COVID-19.
Media Spanyol melaporkan, 36 warga Chile itu tinggal di Pangkalan Militer Chili Jenderal Bernardo O'Higgins Riquelme yang berbasis di Antartika. Pangkalan militer itu merupakan salah satu dari 13 stasiun penelitian Chili di Antartika.
Dikutip dari ABC News, pangkalan O'Higgins terletak dekat dengan ujung paling utara Semenanjung Antartika di Antartika Barat. Letaknya cukup jauh dari pangkalan Australia yang berada di Antartika Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut situs web Divisi Antartika Australia (AAD), hanya staf yang dianggap penting perannya yang dikirim untuk menjaga stasiun penelitian agar tetap beroperasi dan memantau kehidupan liar serta iklim di kawasan kutub itu.
Para petugas ekspedisi pun perlu melakukan isolasi terlebih dahulu selama dua minggu di Hobart dan di tes Corona sebanyak tiga kali sebelum melakukan perjalanan ke Antartika.
Komite Ilmiah Wilayah Antartika juga terus meneliti bagaimana pandemi COVID-19 mempengaruhi Antartika selama setahun terakhir.
"Kehadiran COVID-19 di Antartika juga dapat berpengaruh pada satwa liar setempat, dengan ancaman manusia menularkan virus ke spesies lain," ucap Hanne Nielsen dari University of Tasmania.
ABC News pun telah menghubungi AAD, Dewan Manajer Program Antartika Nasional, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Instituto Antartico Chileno untuk memberikan komentar terkait laporan ini.
(ryh/up)











































