Minggu, 27 Des 2020 19:00 WIB

Disinggung Emergency Brake, DKI 4 Kali Pecah Rekor Kasus Corona Desember

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Operasi disinfeksi Corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di kawasan Monas. Hal itu dilakukan untuk sterilisasi lokasi jelang dibuka kembali. Lonjakan kasus COVID-19 di DKI Jakarta. (Foto ilustrasi: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyinggung soal kemungkinan kembali ditariknya rem darurat atau emergency brake untuk memperketat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota seperti beberapa waktu lalu.

Hal ini karena, dalam beberapa pekan terakhir kasus virus Corona COVID-19 di DKI Jakarta terus mengalami peningkatan. Riza pun mengatakan, dalam menimbang keputusan ini, pihaknya akan memantau apakah ada peningkatan kasus usai libur panjang Natal dan tahun baru 2021.

"Menyikapi peningkatan ini kami akan terus mengambil beberapa kebijakan. Kita akan lihat nanti dalam beberapa hari ke depan, setelah tanggal 3 Januari 2021 apakah dimungkinkan nanti Pak Gubernur, apakah ada emergency brake atau yang lain nanti kami akan lihat sesuai dengan fakta dan data memang ini sangat dinamis sekali terkait fakta dan data," kata Riza di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (27/12/2020).

Dikutip dari data corona.jakarta.go.id, DKI Jakarta tercatat mengalami rekor kasus baru Corona sebanyak empat kali di bulan Desember 2020, yakni pada 17 Desember dengan 1.690 kasus, kemudian pada 19 Desember sebanyak 1.899 kasus, selanjutnya di 23 Desember sebanyak 1.954 kasus, dan yang terakhir pada 25 Desember dengan 2.096 kasus.

Hingga saat ini, Minggu (27/12/2020), total kasus COVID-19 di DKI Jakarta sudah mencapai 175.926 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 158.615 orang dinyatakan sembuh dan 3.204 orang lainnya meninggal dunia.



Simak Video "Kasus Covid-19 Meningkat, Wagub Klaim BOR di Jakarta Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)