Selasa, 29 Des 2020 16:43 WIB

Sama-sama Lebih Menular, Ini Bedanya Varian Corona Inggris Vs D614G

Ayunda Septiani - detikHealth
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background Ilustrasi mutasi Corona. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Jakarta -

Belakangan ini diketahui bahwa varian baru virus Corona dari Inggris telah menyebar ke sejumlah negara. Jenis baru virus Corona ini diketahui lebih berbahaya dan menjadi penyebab lonjakan kasus COVID-19 di Inggris.

Jenis varian baru virus Corona ini diberi nama 'VUI - 202012/01' karena varian pertama yang diselidiki pada bulan Desember. Matt Hancock, Menteri Kesehatan Inggris menyebutkan bahwa varian baru virus Corona ini tumbuh lebih cepat dari varian sebelumnya. Varian ini dikenal juga dengan nama B117.

Beberapa negara telah melaporkan adanya varian baru Corona yang berasal dari Inggris seperti Denmark, Singapura, Australia, dan yang terakhir India.

Apa perbedaan varian yang ditemukan di Inggris dibandingkan dengan varian D614G yang sama-sama lebih menular dan sudah diidentifikasi keberadaannya di Indonesia?

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia, Profesor Dr Zubairi Djoerban, SpPD-KHOM, mengatakan tidak banyak yang berbeda dari varian yang sebelumnya D614.

"Tidak banyak berbeda, dari sisi beratnya, dari sisi fatalitas, dari sisi bikin kematiannya, virus yang baru ini tidak lebih gawat. Namun, menjadi serius kan jumlahnya jauh lebih cepat jauh lebih banyak," kata Prof Zubairi dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Selasa (29/12/2020).

"Tetapi karena jumlahnya menjadi jauh lebih besar dari sebelumnya, tentu signifikan untuk menjadi beban dari rumah sakit rujukan dan pengobatan dan juga nakes," pungkas Prof Zubairi.

Mutasi virus Corona D614G pertama kali dilaporkan Februari lalu di Eropa, menyusul laporan di Malaysia dan Singapura. Di awal September, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) juga mengkonfirmasi adanya mutasi jenis ini di Indonesia.

Sama dengan varian virus Corona yang ditemukan di Inggris, jenis D614G juga awalnya dikaitkan dengan kecepatan penularan. Belum ada bukti bahwa mutasi yang ditemukan membuat virus menguat atau melemah.



Simak Video "Ilmuwan Ungkap Varian Virus Corona yang Berbeda di Nigeria"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/ayd)