Selasa, 29 Des 2020 17:23 WIB

Cuci Darah 2 Kali Seminggu, Pria di Bandar Lampung Terbantu JKN-KIS

Yudistira Imandiar - detikHealth
BPJS Kesehatan Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Setahun lalu, Adi Martadinata dinyatakan harus menjalani cuci darah secara rutin dua kali dalam sepekan. Setiap Senin dan Kamis, Adi datang ke Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung tempatnya menjalani cuci darah.

"Saya sudah cuci darah sejak 1 Tahun 4 Bulan yang lalu, saya ingat betul gejala awal yang dirasakannya adalah muntah gak mau makan, kalau makan pasti muntah dan sakit kepala. Mungkin akibat kurang minum air putih, habis itu keseringan minuman berenergi seperti yang bersoda, minum obat keras dikarenakan sering pusing kepala, dan sering minum alkohol juga. Intinya saya dahulu sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat," cerita Adi dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (29/12/2020).

Warga Labuhan Dalam, Kota Bandar Lampung ini mengaku sempat kaget begitu divonis mengidap penyakit ginjal dan harus cuci darah. Ia dibayangi kekhawatiran akan keselamatan jiwanya, mengingat penyakit tersebut dapat berbuntut fatal. Selain itu, biaya cuci darah juga terbilang sangat mahal.

Namun, kekhawatiran Adi menyoal biaya cuci darah tersebut segera terhapuskan. Sebab, ia telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sehingga seluruh biaya cuci darah tersebut ditanggung BPJS Kesehatan.

"Saat ini saya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS mandiri kelas II. Memang sempat khawatir dan takut masalah biaya yang akan timbul akibat pengobatan yang saya jalani. Tapi luar biasanya, Program JKN-KIS menjamin semua biaya pengobatan cuci darah saya. Betapa senangnya hati saya dan tak henti-hentinya mengucap syukur dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang mau menjamin seluruh biaya cuci darah," ungkap Adi.

Pria berusia 35 tahun itu mengatakan sebagai peserta JKN-KIS dirinya tidak merasakan perbedaan kualitas pelayanan dari rumah sakit. Ia selalu mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan, karena kartu JKN-KIS selalu aktif mengingat ia tidak pernah telat bayar iuran.

Menurut Adi manfaat yang didapatkan dari kepesertaan JKN-KIS lebih besar dibandingkan iuran yang dibayarkan setiap bulan. Ia pun dapat menikmati kemudahan berobat dengan tenang tanpa memikirkan biaya.



Simak Video "Mengenal 2 Penyebab Penyakit Ginjal Kronis di Hari Ginjal Sedunia"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)