Kamis, 07 Jan 2021 15:26 WIB

Viral Vaksin COVID-19 Memperbesar Penis, BPOM: Hoax Lah!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
hoax vaksin sinovac Hoax vaksin Sinovac. (Foto: Tangkapan Layar)
Jakarta -

Viral di media sosial kabar terkait efek samping vaksin COVID-19 yang disebut bisa memperbesar ukuran penis. Sebuah unggahan jurnal berbahasa Inggris yang tersebar di media sosial menuliskan vaksin COVID-19 bisa memperpanjang ukuran penis 2-3 inci atau sekitar 5-7 cm.

"Efek samping macam apa ini," tulis salah satu pengguna Twitter.

Mengenai jurnal tersebut, juru bicara vaksinasi COVID-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia, menegaskan informasi tersebut hoax atau menyesatkan.

"Hoax lah... mana ada jurnal ilmiah pakai bahasa seperti itu. Lagian vaksin kita kan bukan rekombinan," katanya saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).

Sejauh ini ada dua vaksin COVID-19 yang sudah mengumumkan efektivitasnya, yakni Pfizer-BioNTech dan Moderna. Baik data uji klinis Pfizer-BioNTech maupun analisis efikasi Moderna dari studi Fase 3 vaksinnya tidak menunjukkan pembesaran penis sebagai salah satu risiko atau efek samping.

Kabar terkait vaksin COVID-19 memperbesar penis juga pernah disebarkan di Facebook. Sebuah unggahan berupa tangkapan layar berjudul 'Vaksin COVID-19 Memperbesar Ukuran Penis!' mendadak viral.

hoax vaskin sinovachoax vaskin sinovac Foto: Tangkapan Layar

Setelah ditelusuri oleh pemeriksa fakta pesacheck.org, unggahan tersebut jelas hoax. Foto itu dibuat dengan menggunaan 'Break Your Own News' dengan tujuan parodi saja.

Penggunanya dengan mudah menempelkan foto dan membuat judul sesuai tema yang diinginkan. Situs tersebut juga memperingatkan penggunanya untuk berhati-hati atas unggahan yang mereka buat.



Simak Video "Pengumuman! BPOM Terbitkan EUA Sinovac untuk Anak 6-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)