Jumat, 08 Jan 2021 10:25 WIB

Kabar Terbaru Fatwa MUI Tentang Vaksin Corona Sinovac

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Anggota Brimob berjaga didalan gudang penyimpanan vaksin (cold room) vaksin COVID-19 Sinovac milik Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Senin (4/1/2020). Sebanyak 30.000 dosis vaksin COVID-19 Sinovac tiba di Palembang yang selanjutnya akan didistribusikan ke Kab/Kota. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp. Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Jakarta -

Masyarakat masih menunggu fatwa MUI tentang vaksin Corona. Komisi fatwa MUI mengatakan akan mengadakan sidang membahas kehalalan vaksin Corona dari Sinovac pada hari ini.

"Insyaallah, sidang pleno Komisi Fatwa untuk pembahasan aspek syari tentang vaksin COVID yang diproduksi oleh Sinovac, China, akan dilaksanakan pada Jumat 8/1/2021," kata Ketua MUI, Asrorun dalam keterangannya yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (8/1/2021).

Sidang pleno fatwa MUI tentang vaksin Corona akan berlansung siang ini pukul 14.00 di kantor MUI. Sidang dilakukan secara tatap muka dengan protokol kesehatan ketat.

Pada Selasa (5/1/2021), MUI mengatakan telah merampungkan audit lapangan vaksin Corona Sinovac dari Beijing dan Bandung. Rangkaian dokumen yang dibutuhkan juga telah diterima.

Seperti yang diketahui, sebanyak 3 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac telah diterima Indonesia. Saat ini vaksin tersebut masih dalam proses kajian kehalalan LPPOM MUI.

Vaksin-vaksin tersebut telah diedarkan ke seluruh provinsi di Indonesia meski masih menunggu fatwa MUI tentang vaksin Corona. Pemerintah berencana melakukan suntik vaksin perdana pada Rabu (13/1/2021) dengan Presiden Joko WIdodo sebagai penerima pertama.

Meski demikian pelaksanaannya disebut masih menunggu fatwa MUI tentang vaksin Corona dan persetujuan penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).



Simak Video "Bantahan Tegas AstraZeneca soal Vaksinnya Mengandung Babi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)