Jumat, 08 Jan 2021 18:38 WIB

5 Tips Jaga Kondisi Saat Isolasi Mandiri karena COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Isolation Quarantine Coronavirus Covid 19 Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/Xesai)
Jakarta -

Satu lagi artis yang mengabarkan dirinya sempat positif COVID-19 adalah Irfan Hakim. Ia menceritakan pengalamannya berjuang melawan virus Corona melalui channel YouTube-nya.

"Gue Irfan Hakim, gue positif COVID-19," katanya yang dikutip detikcom, Jumat (8/1/2021).

Ia menceritakan kondisinya tubuhnya yang sudah mulai tidak enak yang tidak biasa dirasakannya. Ia merasa lemas dan panas di tubuhnya.

"Suatu ketika gue mulai heran sama tubuh gue, ini kenapa ya rasanya aneh. Gue orangnya jarang berkeluh kesah. Saking nggak enaknya badan, gue sampai ngeluh, gue nggak enak badan deh. Rasanya gimana ya panas, terus lemas. Kalau syuting pakai face shield mulai terasa panasnya. Sesak sih nggak cuma terasa lemas aja. Gue mulai heran dan mulai curiga," ungkapnya.

Setelah tes swabnya keluar, Irfan dinyatakan positif COVID-19. Setelah itu ia melakukan isolasi mandiri sampai akhirnya dinyatakan negatif COVID-19.

Sebagian orang yang positif COVID-19 dan mengalami gejala ringan seperti demam, batuk kering, dan merasa lelah biasanya dianjurkan untuk melakukan perawatan di rumah. Meski gejalanya ringan, pasien virus Corona tetap bisa menularkan.

Nah selama menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, berikut ini tips menjaga kondisi seperti dikutip dari The Sun.

1. Tetap terhidrasi

Selama di rumah, sangat disarankan untuk minum banyak air putih agar tubuh tetap terhidrasi. Beberapa pedoman menyarankan sekitar 2 liter sehari, namun kebutuhan cairan tiap orang bervariasi jadi tetap minum saat haus.

Untuk melihat apakah tubuh sudah terhidrasi dengan baik, bisa menggunakan urine sebagai indikator hidrasi. Jika berwarna kuning terang dan jernih, berarti tubuh terhidrasi dengan baik. Akan lebih baik jika menghindari minuman bersoda dan alkohol, karena bisa membuat lebih mudah dehidrasi.

2. Minum paracetamol

Jika pasien mengalami kondisi ringan, bisa mengkonsumsi paracetamol untuk mengurangi gejala akibat infeksi seperti demam. Beberapa pakar menyarankan paracetamol daripada ibuprofen, karena ada kekhawatiran bisa memperburuk gejala.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Studi Inggris: Antibodi Bisa Bertahan 6 Bulan Pasca Terinfeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]