Selasa, 12 Jan 2021 12:04 WIB

Menkes Ungkap Langkah Pelacakan Varian Baru Corona di Indonesia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menkes mengungkap langkah pencarian varian baru Corona. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Varian baru Corona dari Inggris sampai saat ini masih menjadi sorotan publik di berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia. Strain virus baru ini disebut lebih menular 70 persen dari virus sebelumnya.

Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan sampai saat ini ia masih belum bisa memastikan apakah strain tersebut sudah masuk ke Indonesia.

"Kalau ditanya udah ada di Indonesia belum, saya akan jawab belum tahu. Karena itu saya bilang ke teman-teman ini perang melawan virus seperti perang beneran, kita harus punya intelnya yaitu dari Kementerian Kesehatan," jelas Menkes Budi dalam Rapat Dengar Pendapat DPR yang disiarkan secara daring, Selasa (12/1/2021).

Menkes mengatakan, untuk bisa mengetahui apakah varian tersebut sudah berada di Indonesia dibutuhkan genome sequencing atau pengurutan seluruh rangkaian DNA untuk mendeteksi strain virus. Di Indonesia, hanya ada 12 laboratorium yang bisa melakukannya, di antaranya Lembaga Eijkman, perguruan tinggi, dan Kementerian Kesehatan.

Selain itu, sebagai langkah untuk melacak keberadaan varian baru Corona ini Menkes bersama Menristakbrin telah memformalisasikan jaringan laboratorium tersebut di beberapa titik kota yang banyak pendatangnya.

"Sehingga kita bisa mengidentifikasi secara dini, kita memiliki sistem intelijen secara dini kalau ternyata ada virus mutasi baru yang masuk," kata Menkes.

"Mudah-mudahan harusnya mulai minggu ini kita bisa mengidentifikasi virus-virus yang masuk," lanjutnya.



Simak Video "Varian Baru Corona Muncul, Warga Diharapkan Tetap Terapkan 3M"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)