Rabu, 13 Jan 2021 10:46 WIB

Terima Vaksin Perdana di Istana, Kepala BPOM Disuntik di Ruangan Khusus

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Berisiko Picu Kanker, 67 Batch Obat Asam Lambung Ranitidin Ditarik BPOM. Kepala BPOM Penny K Lukito Kepala BPOM ikut disuntik vaksin Corona perdana di Istana. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth)
Jakarta -

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito ikut menjadi yang pertama diberi vaksin Corona Sinovac, selain Presiden Joko Widodo. Penny terlihat mengikuti beberapa tahapan sebelum vaksin Corona disuntikkan di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (13/1/2021).

Penny melakukan tes tensi darah dan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan sebelum disuntik vaksin Corona. Seperti yang diketahui, BPOM telah memberikan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) pada 11 Januari dengan efikasi yang didapatkan sebanyak 65,3 persen.

"Saat ini di meja kedua juga sudah hadir ibu Penny, beliau adalah kepala BPOM," jelas dr Reisa yang membawakan acara live vaksinasi COVID-19.

Penny disuntik vaksin Corona dalam ruangan tertutup. Hal ini dikarenakan dirinya memakai hijab.

"Karena beliau berhijab jadi disediakan ruangan tertutup yang dapat menimbulkan kenyamanan bersama tentunya," kata dr Reisa.

Dari kalangan artis, terlihat juga Raffi Ahmad menerima vaksin Corona di Istana. Ia disebut mewakili generasi milenial.

Sejauh ini, vaksinasi COVID-19 tampak lancar dan beberapa orang yang sudah disuntik vaksin Corona masih dalam pemantauan untuk dilihat apakah ada reaksi dari suntikan vaksin Corona.



Simak Video "Chili Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Corona Sinovac"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)