Rabu, 13 Jan 2021 11:22 WIB

Profil Abdul Muthalib, Dokter Kepresidenan yang Memvaksin Jokowi

Ayunda Septiani - detikHealth
Presiden Jokowi disuntik vaksin Corona (COVID-19) Momen Prof Abdul Muthalib menyuntik Jokowi (Foto: Agus Suparto/Pool)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama di Indonesia yang mendapat suntikan vaksin COVID-19. Jokowi disuntik oleh Prof Abdul Muthalib, Wakil Ketua Tim Dokter Kepresidenan.

Prof Abdul Muthalib dipercaya untuk menyuntikkan vaksin Corona Sinovac ke Presiden Joko Widodo, Rabu (13/1/2021). Momen penyuntikan sempat jadi sorotan karena Prof Abdul tampak gemetar.

"Pertamanya saja gemeteran. Setelahnya tidak ada masalah," katanya.

Proses penyuntikan berjalan lancar. Bahkan menurut Prof Abdul, tidak ada perdarahan akibat penyuntikan. Presiden Jokowi sendiri mengatakan tidak ada rasanya sama sekali.

Prof Abdul Muthalib, SpPD-KHOM adalah seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik yang aktif melayani pasien di RS Mayapada Jakarta Selatan, RS Gading Pluit, dan RS Medistra.

Dikutip dari laman Interna Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), pria kelahiran lahiran Jakarta pada 3 Januari 1945 ini mendapatkan gelar spesialisnya setelah ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok pada tahun 1969, kemudian ia mengambil spesialis ilmu penyakit dalam FKUI pada tahun 1980.

Berdasarkan penelusuran detikcom, Prof Abdul tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia sebagai anggota, yang bertujuan untuk bisa memberikan layanan Konsultasi, Pemeriksaan dan Pengobatan terkait penyakit dalam khususnya Hematologi Onkologi (kanker dan gangguan darah).

Berikut riwayat akedemisnya:

  • 1969: Lulus dokter umum di FKUI
  • 1980: Lulus dokter spesialis di FKUI
  • 1986: Konsultan Hematologi Onkologi Medik PAPDI
  • 1998: Guru Besar di FKUI



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)