Senin, 18 Jan 2021 22:31 WIB

Berapa Sih Suhu Penyimpanan Vaksin Sinovac?

Farah Nabila - detikHealth
Vaksinasi tahap pertama di Kota Bogor dilakukan hari ini. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjadi orang pertama di Kota Bogor yang disuntik vaksin Corona. Suhu penyimpanan vaksin Sinovac (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Vaksin COVID-19 Sinovac menjadi jenis vaksin Corona yang digunakan pada vaksinasi di Indonesia saat ini. Untuk menjaga kualitas vaksin, suhu penyimpanan vaksin Sinovac harus tetap dijaga.

Dikutip dari laman Reuters, peneliti Sinovac yang terlibat dalam studi CoronaVac, Gang Zeng, mengatakan suhu penyimpanan vaksin Sinovac pada suhu 2 hingga 8 derajat celcius dan dapat tetap stabil hingga tiga tahun.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan telah menerbitkan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi dalam penanggulangan pandemi COVID-19. Dalam petunjuk teknis (juknis) tersebut mengatur cara penyimpanan vaksin COVID-19, termasuk vaksin Sinovac.

Berdasarkan prosedur/manajemen penyimpanannya vaksin COVID-19 dibagi menjadi tiga kategori. Ketiga kategori tersebut adalah vaksin COVID-19 dengan suhu penyimpanan 2-8 derajat Celcius, vaksin COVID-19 dengan suhu penyimpanan -20 derajat Celcius (vaksin mRNA, Moderna) dan vaksin COVID-19 dengan suhu penyimpanan -70 derajat Celcius (vaksin mRNA, Pfizer).

Penyimpanan vaksin harus sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk menjaga kualitas vaksin tetap terjaga saat sudah diterima oleh sasaran. Salah satu juknis Kementerian Kesehatan, mengatur cara penyimpanan vaksin pada suhu 2-8 derajat C yang merupakan suhu penyimpanan vaksin Sinovac.

Pertama, hal yang perlu diperhatikan ruang penyimpanan vaksin harus terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Untuk menghindari kesalahan, penyimpanan vaksin COVID-19 perlu disimpan secara terpisah dalam rak atau keranjang vaksin yang berbeda agar tidak tertukar dengan vaksin rutin.

Apabila memungkinkan, vaksin Sinovac disimpan dalam vaccine refrigerator yang berbeda yang dipisahkan dengan vaksin rutin. Lalu, bagi fasilitas pelayanan kesehatan yang belum memiliki vaccine refrigerator standar (buka atas sesuai PreKualifikasi WHO, masih dapat memanfaatkan lemari es domestik/rumah tangga yang sesuai dengan suhu penyimpanan vaksin Sinovac.

Penataan vaksin dilakukan berdasarkan penggolongan sensitivitas terhadap suhu dan sesuai manajemen vaksin yang efektif. Untuk vaksin Sinovac, vaksin tidak boleh diletakkan dekat dengan evaporator.



Simak Video "Vaksin COVID-19 Karya RI Pakai Sel Dendritik, Ini Cara Kerjanya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)