Rabu, 20 Jan 2021 15:00 WIB

Keterisian RS Rujukan COVID-19 di 9 Provinsi Nyaris Penuh, Ini Daftarnya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Sejumlah tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) saat uji rapid test COVID-19 masal di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (4/6/2020). Kementerian Keuangan menyatakan hingga kini belum mengantongi data tenaga kesehatan (Nakes) dari pemerintah daerah yang menangani COVID-19, sehingga insentif untuk tenaga medis belum bisa dicairkan. ANTARA FOTO/FB Anggoro/nz Keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 di sejumlah provinsi di Indonesia sudah mulai penuh. (Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Jakarta -

Kasus Corona di Indonesia masih terus bertambah setiap harinya. Alhasil, banyak rumah sakit rujukan COVID-19 yang dilaporkan sudah mulai penuh.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas COVID-19, Dewi Nur Aisyah, mengatakan saat ini ada 9 provinsi di Indonesia yang tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukannya sudah mencapai di atas 70 persen.

"Di sini yang di atas 70 persen ada 9 provinsi. Menariknya, 6 dari 9 provinsi tersebut berada di Pulau Jawa," ucap Dewi dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube, Rabu (20/1/2021).

Dewi pun mengatakan apabila ini tidak cepat diatasi, dikhawatirkan bisa berdampak pada kewalahan pelayanan kesehatan di berbagai rumah sakit tersebut.

Sebelumnya, pada kesempatan yang berbeda, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, juga sempat mengingatkan bahwa jumlah kematian akibat virus Corona di Indonesia sudah lebih dari 26 ribu jiwa. Maka dari itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap patuh dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Sistem kesehatan kita tertekan hebat," tegasnya dr Reisa dalam konferensi pers yang di kanal YouTube Setpres, Senin (18/1/2021).

"Dengan lebih 26 ribu kematian, rata-rata lebih dari 10 ribuan kasus per hari, kita semua harus segera bertindak secara drastis untuk memutus penularan," jelasnya.

Berikut detail 9 provinsi di Indonesia yang tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan COVID-19 di atas 70 persen per 19 Januari 2021.

  1. Banten: 87,42 persen
  2. DKI Jakarta: 86,70 persen
  3. DI Yogyakarta: 83,07 persen
  4. Jawa Barat: 77,89 persen
  5. Sulawesi Tengah: 74,93 persen
  6. Jawa Timur: 73,60 persen
  7. Kalimantan Timur: 72,70 persen
  8. Jawa Tengah: 72,10 persen
  9. Lampung: 70,29 persen.


Simak Video "WHO Jelaskan Alasan Kasus Baru COVID-19 Dunia Naik Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/fds)