Kamis, 21 Jan 2021 14:00 WIB

Cerita Penerima Vaksin Corona Moderna yang Alami Reaksi Alergi Usai Divaksin

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Virus corona: Para pemimpin dunia sepakat galang Rp120 triliun demi ciptakan vaksin virus corona Cerita penerima vaksin Corona Moderna yang alami reaksi alergi. (Foto ilustrasi: BBC World)
Jakarta -

Seorang wanita penerima vaksin Corona Moderna menceritakan pengalamannya pasca mendapat suntikan di Petco Park, San Diego, California minggu lalu. Wanita yang diketahui bernama Cheryl Brennan ini adalah salah satu orang yang mengalami reaksi alergi setelah suntikan vaksin dosis pertama.

Brennan mengungkapkan dirinya memang memiliki alergi terhadap kerang. Setelah divaksinasi, ia diminta untuk tetap di sana selama 30 menit untuk dilakukan observasi dan menetap di dalam mobilnya.

Namun, 18 menit kemudian ia merasa reaksi vaksinnya mulai terjadi. Ia membunyikan klakson mobilnya untuk menandakan adanya masalah dan respon ke tubuhnya sangat cepat.

"Tekanan darah saya naik menjadi 185 per 125 yang menurut saya sangat mengancam jiwa," jelas Brennan yang dikutip dari Fox News, Kamis (21/1/2021).

"Saya memiliki empat EMT (teknisi medis darurat) dan dua perawat yang membantu saya, dan mereka berhasil menurunkan tekanan darah saya dalam waktu 45 menit," lanjutnya.

"Saya pikir, jika saya terinfeksi COVID-19 mungkin reaksi yang terjadi akan jauh lebih buruk daripada hanya mengalami masalah itu. Sementara suami saya memang memiliki kondisi kesehatan yang mendasar (komorbid), sehingga layak untuk mendapat kesempatan (vaksinasi) itu," kata Brennan.

Meski mengalami reaksi alergi yang disebabkan penyakit alergi yang diidapnya, Brennan dipastikan akan mendapat suntikan dosis kedua vaksin Corona Moderna tersebut. Alasannya karena khawatir akan infeksi virus Corona itu sendiri terhadap Brennan.

Pihak perusahaan bioteknologi Moderna Inc. pun sudah mendapat kabar terkait reaksi alergi dari vaksin buatannya dari Departemen Kesehatan Masyarakat California (CDPH). Moderna bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) untuk menelusuri masalah ini.

"Investigasi ini masih berlangsung dan Moderna juga bekerja sama dengan FDA serta CDC untuk memahami kasus klinis ini, dan untuk menentukan apakah perlu melakukan penghentian sementara penggunaan vaksin tersebut," tulis pernyataan yang disampaikan oleh Moderna.



Simak Video "Harga Vaksin COVID-19 Moderna Berkisar Rp 350 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)