Kamis, 21 Jan 2021 16:46 WIB

Rekor ke-4 Kalinya di Januari, Ini Sebaran 346 Kasus Kematian Corona RI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Terhitung sudah 6 bulan sejak pemerintah mengumumkan kasus Corona pertama di Indonesia pada 2 Maret lalu. Kini, Per 2 September angka kasus positif COVID-19 telah mencapai 180 ribuan jiwa. Sejumlah petugas mengubur jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Menurut petugas akhir-akhir ini aktivitas penguburan meningkat. Rekor kasus kematian Corona di Indonesia. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kematian kasus Corona di Indonesia per 21 Januari menembus angka 346 kasus. Penambahan kasus kematian COVID-19 terbanyak tercatat di Jawa Tengah yaitu 101 orang.

Ini merupakan angka kasus kematian COVID-19 tertinggi di Indonesia usai sebelumnya pada 19 Januari 2021 juga mencatat rekor, yakni 308 pasien Corona meninggal dalam sehari. Per hari ini, total akumulatif kasus meninggal tertinggi dicatatkan oleh 2 provinsi yaitu Jawa Timur sebanyak 7.195 dan Jawa Tengah 4.843.

Catatan rekor kematian di Januari 2021:

  • 12 Januari: 302 kasus baru kematian COVID-19
  • 13 Januari: 306 kasus baru kematian COVID-19
  • 19 Januari: 308 kasus baru kematian COVID-19
  • 21 Januari: 346 kasus baru kematian COVID-19

Berikut sebaran 346 kasus kematian Corona di Indonesia pada Kamis (21/1/2021).

  • DKI Jakarta: 30 orang
  • Jawa Tengah: 101 orang
  • Jawa Barat: 73 orang
  • Jawa Timur: 60 orang
  • Sulawesi Selatan: 2 orang
  • Kalimantan Timur: 11 orang
  • Bali: 5 orang
  • DI Yogyakarta: 9 orang
  • Sulawesi Barat: 4 orang
  • Banten: 5 orang
  • Riau: 5 orang
  • Lampung: 5 orang
  • Kalimantan Selatan: 2 orang
  • Sumatera Selatan: 6 orang
  • Sulawesi Utara: 2 orang
  • Nusa Tenggara Barat: 3 orang
  • Sumatera Utara: 1 orang
  • Sulawesi Tengah: 2 orang
  • Bangka Belitung: 5 orang
  • Sulawesi Tenggara: 1 orang
  • Bengkulu: 1 orang
  • Kalimantan Utara: 2 orang
  • Papua Barat: 1 orang
  • Kepulauan Riau: 2 orang
  • Maluku: 1 orang


Simak Video "COVID-19 di Indonesia Bisa Mereda Tahun 2022 Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)