Jumat, 22 Jan 2021 11:41 WIB

Darurat COVID-19 di Kab Tangerang, Keterisian ICU Sudah 90 Persen

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri di hotel karantina COVID-19, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2020). Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana menambah ruangan untuk isolasi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) COVID-19 di Kabupaten Tangerang sebanyak 240 setelah sebelumnya sebanyak 120 kamar sudah terisi penuh dalam waktu sepekan setelah dibukanya tempat karantina tersebut. ANTARA FOTO/Fauzan/aww. Keterisian ruang ICU di rumah sakit di Kabupaten Tangerang hampir penuh. (Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta -

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan per hari ini, Jumat (22/1/2021), total pasien COVID-19 di Kabupaten Tangerang sebanyak 6.085 orang. Dari total tersebut, sekitar 5 ribu dinyatakan sembuh, 134 meninggal, dan 329 orang masih dirawat baik di rumah singgah atau rumah sakit.

"Kalau melihat tren di Januari ini kami sudah prediksi akan terjadi peningkatan yang sangat luar biasa karena libur akhir tahun kemarin baik natal maupun tahun baru," katanya

Zaki juga memaparkan dalam satu minggu terakhir, terjadi peningkatan cukup signifikan dari kenaikan kasus aktif dan keterisian tempat tidur juga ICU pasien COVID-19. Pada 1 Januari tercatat ada 130 pasien yang dirawat di RS, sementara per 22 Januari meningkat menjadi 186 orang.

Dalam slide yang dipaparkan, terlihat Bed Occupancy Rate (BOR) untuk ruang isolasi pasien COVID-19 di rumah sakit adalah 87 persen. Sementara BOR ICU pasien COVID-19 sudah 95,6 persen per 22 Januari 2021.

"Jumlah yang terisinya sangat tinggi sekali ini. Begitu juga kapasitas ICU. Walaupun ada penambahan tapi occupancy ratenya tinggi sekali. Hari ini saja dari 46 ICU sudah 44 yang terisi,"

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyiapkan rumah singgah bagi pasien COVID-19 yang tidak bisa menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun dari 180 kamar yang dipersiapkan, semua sudah terisi dan masih ada yang mengantre.

Untuk mengantisipasi kepenuhan tersebut, Zaki dan pihaknya menyebut akan menambah jumlah tempat tidur dan ICU. Ia menyebut di Februari, akan ada penambahan sekitar 150 tempat tidur dan sekitar 12 ICU.

"Apabila di Februari jumlah kasusnya masih tingi, kami juga sedang mempersiapkan alternatf berikutnya yakni mengoperasikan rumah singgah. Di sana ada sekitar 100 kamar yang bisa terisi 120 pasien," pungkasnya.



Simak Video "Konjen RI di India Ungkap Fakta Penemuan Jenazah di Sungai Gangga"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)