Minggu, 24 Jan 2021 07:30 WIB

Tim Riset: Pasca 3 Bulan Suntik, Antibodi Vaksin Sinovac Masih di Atas 90 Persen

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus corona: Para pemimpin dunia sepakat galang Rp120 triliun demi ciptakan vaksin virus corona Tim riset sebut antibodi vaksin Corona Sinovac pasca 3 bulan disuntik masih di tas 90 persen. (Foto ilustrasi: BBC World)
Jakarta -

Ketua Tim Uji Klinis Fakultas Kedokteran Unpad Prof Kusnandi Rusmil menjelaskan pemantauan awal imunogenisitas pada vaksin Corona Sinovac cukup baik. Disebutkan, antibodi usai suntik vaksin Sinovac melampaui 90 persen, bertahan berapa lama?

"Imunogenisitas 14 hari pasca disuntik vaksin Corona 99,74 persen. Setelah 3 bulan pasca imunisasi 99,23 persen," jelasnya dalam konferensi pers Kementerian Kesehatan pada Sabtu (23/1/2021).

"Ini sangat bagus, kadar antibodinya cukup tinggi di 14 hari hingga tiga bulan itu berkurangnya hanya sedikit," lanjutnya.

Adapun efek samping yang didapat berdasarkan hasil uji vaksin Corona Sinovac di Bandung, terpantau ringan. Dari 1.620 yang menerima vaksin Corona, ada 25 relawan yang terpapar COVID-19, tujuh di antaranya yang menerima vaksin Corona, sisanya menerima plasebo.

"Keamanan baik, nyeri pada suntikan ada sedikit, myalgia, hingga fatigue atau kelelahan," sebutnya.

Sementara tujuh orang tersebut disebutnya hanya mengalami gejala ringan seperti batuk hingga gangguan pada indra penciuman dan perasa.

"Dari yang 7 dapat vaksin itu semua (gejala) ringan, kalau kita bagi level beratnya 1, 2, 3, dan 4. Nah, ini level 1 dan level 2, kebanyakan level 1, jadi nggak ada yang berat," tutur Prof Kusnandi.



Simak Video "Rekomendasi Baru Sinovac soal Penggunaan Vaksin Corona Buatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)