Senin, 25 Jan 2021 14:47 WIB

Keterisian Bed di Atas 77 Persen, Pasien Wisma Atlet Kini Tak Didominasi OTG

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kini isolasi mandiri di DKI Jakarta dianjurkan tidak boleh dilakukan di rumah, telah disediakan tempat khusus seperti salah satunya Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Saat ini tingkat keterisian pasien di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet terus mengalami fluktuasi. Sebelumnya, jumlah keterisian mencapai sekitar 80 persen, sedangkan saat ini menurun di angka 77,63 persen.

Jika dilihat dari jumlah hunian yang tersedia yaitu 5.994 tempat tidur, kini sudah terisi sebanyak 4.653 pasien. Jumlah ini juga tidak terlepas dari pasien-pasien yang dikirim dari puskesmas atau rumah sakit yang mengirim ke RS Darurat Corona Wisma Atlet ini.

Dilihat dari jumlah pasien ini, koordinator RS Darurat Wisma Atlet, Mayor Jenderal TNI dr Tugas Ratmono, SpS, mengungkapkan pasien Corona yang saat ini dirawat di sana lebih banyak dari kelompok yang bergejala atau simtomatik.

"Kami lihat, dulu tipenya (pasien) yang tanpa gejala itu lebih banyak daripada yang bergejala. Nah, belakangan ini malah yang bergejala lebih banyak dari yang tanpa gejala," jelas dr Tugas dalam siaran pers di kanal Youtube BNPB, Senin (25/1/2021).

Melihat ini, dr Tugas mengatakan harus mengambil sikap untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pasien. Caranya, semua tower yang ada di Wisma Atlet yang berjumlah 4 tower akan digunakan untuk merawat pasien-pasien yang bergejala.

Sedangkan untuk yang bergejala ringan, bergejala ringan dengan penyakit komorbid, dan pasien tanpa gejala (OTG) akan dialihkan. Pasien-pasien tersebut akan dialihkan ke tower 8 dan 9 yang berada di Pademangan.

"Ini jadi suatu koordinasi atau strategi yang saat ini bisa membantu kami. Paling tidak, tidak mencapai angka yang lebih dari 80 persen di sana," kata dr Tugas.

"Langkah ini dilakukan supaya semua pelayanan (kesehatan) itu teratasi dengan baik, tenaga kesehatan tidak terbebani, walaupun angka 70-80 ini angka yang krusial dalam konteks memerlukan beban tenaga yang sangat tinggi," lanjutnya.



Simak Video "RSDC Wisma Atlet Kini Difokuskan Bagi Pasien Bergejala"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)