Minggu, 31 Jan 2021 12:01 WIB

Waduh, China Temukan Produk Susu Terkontaminasi Virus Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Merebus Susu Bisa Kurangi Nutrisinya, Ini Faktanya Salah satu produk susu di China dilaporkan terkontaminasi COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

China lagi-lagi temukan jejak COVID-19 pada makanan. Kali ini produk susu jujube dinyatakan positif mengandung SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, dan sudah beredar di setidaknya 14 tempat di China.

Dari tempat-tempat tersebut, lima kota di Shandong, enam di Guizhou, China Barat Daya, dan Lishui di Provinsi Zhejiang, China Timur, melaporkan sampel positif pada susu jujube setelah produk tersebut dijual secara online dan diedarkan kepada pelanggan, kata pihak berwenang setempat pada Sabtu.

Meski demikian pihak berwenang menyatakan risiko penyebab infeksi ini masih rendah.

Dikutip dari Global Times, otoritas kesehatan provinsi Guizhou menguji 720 orang yang terlibat. Sejauh ini, tidak ada kasus positif yang dilaporkan. Orang-orang terkait di karantina untuk observasi medis dan studi epidemiologi masih berlangsung.

Menurut komisi kesehatan provinsi Guizhou, risiko terinfeksi virus tetap rendah. Susu jujube yang tercemar telah disimpan pada suhu kamar selama lebih dari satu bulan sejak impor bahan baku, pengolahan dan produksi sampai ke tangan konsumen.

Bubuk whey impor yang digunakan untuk membuat susu yang dites positif mengidap virus Corona, diproduksi oleh perusahaan makanan dari Zaozhuang, Shandong pada 19 Januari. Pejabat terkait tidak melaporkan dari negara mana bubuk whey itu berasal.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)