Selasa, 02 Feb 2021 11:45 WIB

Positif COVID-19, Pemakaman Rabbi Israel Dipadati Ribuan Orang

Ayunda Septiani - detikHealth
Rabbi Meshulam Dovid Soloveitchik meninggal karena COVID-19 Rabbi Meshulam Dovid Soloveitchik meninggal karena COVID-19. (Foto ilustrasi: Ap News)
Jakarta -

Pemakaman seorang rabi terkemuka di Yerusalem yang dihadiri oleh ribuan orang memicu reaksi dari publik, politisi, dan polisi.

Rabbi Meshulam Dovid Soloveitchik meninggal pada usia 99 tahun pada Minggu (31/1/2021) setelah terpapar virus Corona selama beberapa bulan, dan kondisinya dilaporkan memburuk selama akhir pekan lalu.

Dikutip dari laman Times of Israel, pemakaman tersebut dihadiri oleh 10 ribu umat Yahudi ultra-ortodok . Hal ini tentu melanggar aturan penguncian dan aturan pertemuan di luar ruangan.

Rabbi Meshulam Dovid Soloveitchik meninggal karena COVID-19Rabbi Meshulam Dovid Soloveitchik meninggal karena COVID-19 Foto: Ap News

Namun, atas peristiwa tersebut, polisi tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah kerumunan karena khawatir akan terjadi kerusuhan.

Prosesi pemakaman tersebut berangkat dari rumahnya, di seberang sekolah Yahudi Yeshiva di lingkungan Sanhedria di Yerusalem, pada pukul 11 pagi waktu setempat.

Jenazahnya kemudian dibawa ke pemakaman Har Hamenuhot di lingkungan Givat Shaul. Pemakaman ini berlangsung pada sore hari dengan ribuan umat lainnya datang.

Selanjutnya, polisi mengimbau agar warga lain tidak ikut dalam pemakaman ini. Mereka telah bernegosiasi dengan tokoh masyarakat untuk mencegah pertemuan massal terkait dengan pemakaman.

Israel dalam beberapa pekan terakhir memberlakukan aturan lockdown nasional ketiga untuk memerangi pandemi COVID-19.

Kejadian ini jelas merusak kampanye vaksinasi Israel yang gencar untuk mengendalikan wabah dan mengancam akan merusak citra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada pemilihan Maret mendatang.

Selain Soloveitchik, pada Minggu malam, ribuan pelayat ultra-Ortodoks juga menghadiri pemakaman rabi lain yang dihormati, Yitzchok Scheiner, yang wafat pada usia 98 tahun akibat COVID-19.

Simak juga video 'Gegara Covid-19, Israel Tutup Bandara Internasional':

[Gambas:Video 20detik]



(ayd/kna)