Minggu, 07 Feb 2021 19:28 WIB

Sinovac Sudah Bisa untuk Lansia, BPOM Juga Sedang Evaluasi 3 Vaksin Lainnya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac dari China untuk fase ke 1-2 full report sudah didapatkan BPOM. Namun, masih ada data yang kurang untuk fase ketiga. Kepala BPOM Penny K Lukito (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Setelah menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 buatan Sinovac-BioTech, CoronaVac, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah mengevaluasi 3 vaksin lainnya. Namun hasilnya masih harus menunggu.

"Sudah ada beberapa yang berproses, yaitu AstraZeneca, Sinopharm, dan Novavax," kata Kepala BPOM Penny K Lukito, Minggu (7/2/2021).

"Itu sudah berproses karena memang sudah ada komitmen dengan pemerintah," lanjut Penny.

Saat ini, BPOM masih menunggu kelengkapan data untuk rolling submission. Penny memastikan, BPOM akan segera memproses setiap data yang masuk.

"Janji kinerja kami adalah paling lama 20 hari kerja. Itu setelah lengkap ya, tapi itu bisa rolling submission," kata Penny.

Selain menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin COVID-19 Sinovac, BPOM baru-baru ini juga menyetujui penggunaan vaksin tersebut untuk lansia. Vaksinasi untuk tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun akan mulai dilakukan Senin (8/2/2021).



Simak Video "Alasan BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin AstraZeneca"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)