Selasa, 09 Feb 2021 17:48 WIB

Bukan 10 Tahun, Tim FKM UI Prediksi Pandemi Corona RI Selesai September 2021

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ribuan tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi COVID-19 di Surabaya. Ada 4 ribu lebih nakes yang disuntik vaksin COVID-19. Pandemi Corona diprediksi usai September 2021. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta -

Belakangan heboh soal pandemi Corona di Indonesia yang diprediksi baru selesai 10 tahun ke depan. Bloomberg memprediksi hal tersebut berdasarkan cakupan vaksinasi setiap negara termasuk RI.

Namun, estimasi tim Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI terkait prediksi pandemi di Indonesia berdasarkan hitungan vaksinasi menunjukkan hasil estimasi berbeda.

Pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono mengunggah hasil tim riset FKM UI soal perhitungan pandemi Corona di RI.

"Prediksi Indonesia tuntaskan vaksinasi sampai 10 tahun bisa saja terjadi kalau TIDAK lakukan strategi vaksinasi yg cerdas & inovatif untuk kendalikan Pandemi. Tim FKMUI buat simulasi strategi vaksinasi yg komprehensif. Kita bisa lebih cepat dg strategi pilihan yg tepat," jelasnya dalam akun media sosial pribadinya.

Disebutkan, pandemi bisa usai di September 2021 jika vaksinasi COVID-19 berjalan seperti berikut.

  • Jumlah vaksinator: 31 ribu orang
  • Jumlah vaksinasi/vaksinator/hari: 30 orang (per hari 1 orang vaksinator menyuntik vaksin ke 30 orang)
  • Perhitungan dimulai dari tanggal awal program vaksinasi pada masyarakat, yaitu 3 Maret 2021.

Sementara cakupan vaksinasi yang diperlukan disebut harus mencapai 70.980.000 orang, dengan jumlah vaksinasi per hari 930 ribu suntikan. Dengan begitu target vaksinasi disebut tim FKM UI tercapai dalam 167 hari.

Berikut detailnya:

  • Cakupan yang diperlukan: 39 persen
  • Jumlah orang perlu divaksinasi: 70.980.000 orang
  • Jumlah pemberian vaksin: 141.960.000 suntikan
  • Jumlah vaksinasi per hari: 930.000 suntikan
  • Target vaksinasi tercapai dalam: 167 hari
  • Tanggal target vaksinasi tercapai: 15 Agustus 2021 hingga September 2021

Hasil perhitungan tersebut didapat berdasarkan asumsi efikasi vaksin Corona Sinovac bisa memberikan perlindungan optimal setelah 14 hari usai dosis kedua diberikan,

"Hasil estimasi wabah mulai terkendali di September 2021. terjadi penurunan kasus baru secara konsisten," ungkap hasil riset tersebut.

"Hasil dapat lebih cepat dengan tambahan vaksin Pfizer, AstraZeneca, dan Novavax yang mempunyai efikasi lebih tinggi. Jika jumlah dan kapasitas vaksinator ditambah, pelibatan swasta dan kapasitas cold chain," jelas riset tersebut.



Simak Video "Kemenkes Bicara soal Penyuntikan Dosis Ketiga Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)