Kamis, 11 Feb 2021 09:00 WIB

Tes GeNose Ada di Stasiun Mana Saja? Cek di Sini

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pemeriksaan GeNose 19 di stasiun kereta api Daftar stasiun kereta api yang telah menyediakan layanan tes GeNose. (Foto: dok. PT KAI)
Jakarta -

Alat tes COVID-19 lewat hembusan napas buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) GeNose sudah bisa dimanfaatkan oleh para penumpang jarak jauh. Banyak yang berminat, tes GeNose ada di stasiun mana saja ya?

Menurut keterangan dari VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI), Joni Martinus, tes GeNose saat ini bisa ditemukan di empat stasiun kereta api:

  • Stasiun Senen
  • Stasiun Gambir
  • Stasiun Tugu Yogyakarta
  • Stasiun Solo Balapan.

"Hari ini yang awalnya kita jadwalkan hanya dua yaitu di Stasiun Senen dan Stasiun Yogyakarta, hari ini sudah bertambah dua lagi, ada di Gambir dan Solo Balapan," kata Joni kepada wartawan di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Jumat (5/2/2021).

Lebih lanjut, kata Joni, nantinya PT KAI akan terus menambah jumlah stasiun yang melayani tes GeNose. Pasalnya, tarif layanan tes COVID-19 dengan cara embusan napas ini jauh lebih murah dibandingkan tes lainnya, yakni Rp 20.000 per orang.

"Yang jelas stasiun-stasiun yang mobilitas penumpangnya tinggi, itu yang kita utamakan. Bisa saja nanti di Surabaya, Cirebon, itu beberapa opsi yang akan kita tambahkan nanti," ucap Joni.

Selain menanyakan tes GeNose ada di stasiun mana saja, para penumpang umumnya juga penasaran apa saja yang harus disiapkan untuk tes ini.

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum tes GeNose?

Menurut Ketua tim pengembangan GeNose, Kuwat Triyana, sebaiknya 1 jam sebelum melakukan tes GeNose disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman beraroma keras. Di antaranya:

  • Jengkol
  • Petai
  • Durian
  • Rokok
  • Kopi.

Menurut Prof Kuwat, aroma kuat yang dihasilkan oleh makanan tersebut bisa mempengaruhi akurasi tes GeNose.

"Hasil studi yang tadi sore ini kita analisis lagi. Orang-orang yang nanti melanggar aturan itu, nggak jujur itu biasanya ketemunya positif," jelasnya.

Bagaimana jika hasilnya meragukan?

Prof Kuwat juga menjelaskan, jika hasilnya positif, nanti orang tersebut akan diminta untuk melakukan tes ulang pada 30 menit selanjutnya.

"30 Menit berikutnya dites lagi, tapi dia harus kumur-kumur untuk membuang gas-gas sisa yang ada dalam rongga mulut," ujarnya.

"Tapi kalau orang positif, mau kumur-kumur mau makan apa saja ya (hasilnya) positif," tuturnya.

Jadi jika para penumpang kereta api yang sudah mengetahui mau melakukan tes GeNose di stasiun mana saja sebaiknya perhatikan hal-hal di atas, sehingga deteksinya bisa lebih akurat.



Simak Video "GeNose Jadi Pilihan Syarat Perjalanan KAI, Ini Kata Epidemiolog"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)