Senin, 22 Feb 2021 14:33 WIB

Bikin Geleng-geleng Kepala, WHO Tegur Tanzania yang Sepelekan COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
COVID-19 named by WHO for Novel coronavirus NCP concept. Doctor or lab technician in PPE suit holding blood sample with novel (new) coronavirus  in Wuhan, Hubei Province, China, medical and healthcare (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpak Khunatorn)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi teguran tegas untuk Tanzania yang dinilai kerap menyepelekan pandemi COVID-19. Otoritas setempat diketahui sudah tidak lagi memperbarui data kasus COVID-19 sejak bulan April-Mei 2020.

Presiden John Magufuli mengklaim wabah COVID-19 sudah bisa dikalahkan di Tanzania sejak tahun lalu berkat doa dan bantuan Tuhan. Tidak ada penerapan protokol kesehatan dan pemerintahannya kerap mempromosikan pengobatan tradisional yang belum terbukti secara medis.

John juga mengklaim bahwa tes dan vaksin COVID-19 hanya akal-akalan dunia internasional.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menulis surat pernyataan agar otoritas Tanzania serius menghadapi pandemi. Hal ini menyusul kabar meninggalnya tokoh politik senior dan kepala sekretaris pemerintah akibat penyakit 'misterius' yang diduga COVID-19.

"Saya sudah berbicara dengan beberapa otoritas di Tanzania, tapi sampai saat ini WHO masih belum menerima informasi terkait penanganan pandemi di sana," kata Tedros seperti dikutip dari situs resmi WHO, Senin (22/2/2021).

"Situasi ini sangat mengkhawatirkan. Saya sekali lagi mengingatkan Tanzania agar segera kembali melaporkan kasus COVID-19 dan membagikan datanya. Saya juga mengingatkan agar Tanzania menerapkan protokol kesehatan yang kita ketahui bisa menekan transmisi dan menyiapkan program vaksinasi," lanjutnya.

Tedros menyebut ada laporan warga dari Tanzania yang keluar negeri positif terinfeksi COVID-19. Karena itu sikap Tanzania saat ini dinilai berbahaya tidak hanya untuk dalam negeri, tetapi juga dunia internasional.



Simak Video "Dirjen WHO Desak Tanzania untuk Sigap Kendalikan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)