Senin, 01 Mar 2021 10:56 WIB

Waspada! 3 Gejala Virus Corona Telah Menginfeksi Mata

Ayunda Septiani - detikHealth
Close up shot of infected eyelid, selective focus
[url=http://www.istockphoto.com/search/lightbox/12059314#633a202] [img]http://content22-foto.inbox.lv/albums187686196/grebiss/11-03-2012/eye-stye.jpg[/img][/url] Tanda-tanda virus Corona telah menginfeksi mata. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Virus Corona COVID-19 tak hanya mempengaruhi sistem pernapasan manusia saja. Virus yang telah menjadi pandemi dunia sejak tahun 2020 ini juga bisa menyebar ke organ-organ vital dalam tubuh, salah satunya mata.

Virus Corona COVID-19 juga bisa berkumpul dan berkembang di selaput lendir, permukaan mata, kelopak mata bagian dalam.

Hal ini pun bisa mempengaruhi penglihatan kita. Diperkirakan sekitar satu hingga tiga persen orang yang terinfeksi COVID-19 juga mengalami gejala lain yang terkait infeksi mata.

Dikutip dari laman Time Of India, berikut beberapa tanda bahwa virus Corona telah memengaruhi organ mata:

1. Sensitif terhadap cahaya

Menurut studi BMJ Ophthalmology, hampir 18 persen pasien COVID-19 mengalami kepekaan terhadap cahaya, hal ini juga disebut fotofobia.

Gejala dapat terjadi jika cahaya di lingkungan terlalu terang dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien.

Pada akhirnya, kondisi tersebut bisa mengurangi atau membuat seseorang mengalami gangguan penglihatan. Sensitivitas yang mendadak juga bisa terjadi jika ada peradangan akut pada mata atau ada benda asing di dalam uvea.

Gejalanya juga bisa disertai dengan sakit kepala dan nyeri yang berdenyut-denyut.

2. Mata gatal dan perih

Mengalami mata gatal, perih, atau kering juga bisa menjadi gejala umum yang menunjukkan adanya infeksi virus Corona COVID-19.

Studi dalam BMJ juga membuktikan bahwa hampir 17 persen pasien mengalami mata gatal, sedangkan 16 persen pasien lainnya mengalami sakit mata.

Rasa gatal dan nyeri, yang juga bisa berhubungan dengan mata merah bisa disebabkan oleh infeksi mata dan alergi.

Beberapa pasien Corona juga mungkin mengalami gejala seperti terbakar, bengkak di sekitar mata, kemerahan, dan memiliki gejala alergi lain seperti bersin atau pilek.

3. Konjungtivitis

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa pasien yang terinfeksi virus Corona juga mengalami konjungtivitis.

Konjungtivitis atau mata merah dapat menyebabkan mata berair, bengkak, dan seringkali terasa gatal. Mata merah juga menjadi tanda bahwa virus telah menginfeksi jaringan penting di mata, yang dikenal sebagai konjungtiva.

Apakah mata merah menjadi satu-satunya alasan untuk khawatir?

Adanya kemunculan mata merah dianggap sebagai gejala utama COVID-19, masyarakat bisa menjadi khawatir.

Namun, bintik mata merah muda seharusnya tidak menjadi alasan untuk khawatir atau panik. Terkadang karena alergi musiman, atau penyakit lainnya.



Simak Video "Riset Eijkman Ungkap 3 Gejala Umum COVID-19 yang Ditemukan Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)