Senin, 01 Mar 2021 16:39 WIB

Good Doctor Luncurkan Aplikasi, Ini Bedanya dengan Telemedis Lain

Nurcholis Maarif - detikHealth
Pandemi COVID-19 turut mengubah cara masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan kesehatan.  Slah satunya Aplikasi Good Doctor Siap Layani  Masyarakat Akses Kesehatan Foto: detikFOTO
Jakarta -

Good Doctor menggelar grand launch aplikasi layanan kesehatan terpadu dengan tema #GoodDoctorGoodIndonesia. Dengan memiliki aplikasi sendiri, Good Doctor menargetkan untuk menyediakan 1 dokter untuk setiap satu keluarga di Indonesia.

Seperti diketahui sebelumnya Good Doctor menjadi partner dalam layanan Grab Health yang tersedia di aplikasi Grab. Menurut Managing Director Good Doctor Indonesia, Danu Wicaksana, kerja sama dengan Grab akan terus berjalan, sementara peluncuran aplikasi ditargetkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan telemedis.

"Selama satu tahun terakhir kita memang dikenal di GrabHealth, kita ada dalam aplikasi mem-power GrabHealth. Tanggapannya baik, selama setahun terakhir kita memiliki jutaan user di sana. Hari ini kita punya aplikasi Good Doctor sebagai tambahan channel atau complementary GrabHealth," ujarnya dalam digital press conference, Senin (1/3/2021).

"Jadi kita akan terus berpartner dengan Grab menyediakan akses dalam aplikasi Grab. Dan terus bekerja sama dengan Grab dalam hal digital delivery, untuk pengantaran obat menggunakan Grab," imbuhnya.

Danu juga menjelaskan peluncuran aplikasi ditargetkan agar memberikan akses telemedis yang lebih luas lagi untuk masyarakat di penjuru Indonesia. Menurutnya, peluncuran aplikasi juga dimaksudkan untuk menjangkau visi Good Doctor, yaitu menyediakan satu dokter untuk setiap satu keluarga di Indonesia.

"Bedanya apa? Setelah kita amati dan analisa banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan askes layanan telemedis, baik dalam Grab maupun luar Grab. Jadi kita merasa peluncuran aplikasi ini adalah tujuannya dengan visi yang kita ingin capai, satu dokter untuk setiap keluarga Indonesia," ujarnya.

"Lalu bagaimana aplikasi ini bisa menjangkau masyarakat tidak hanya di kota besar, tapi juga di kabupaten, kecamatan, bahkan desa di seluruh indonesia. Sehingga visi yang kami punya akan lebih mudah tercapai beberapa tahun ke depan," imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan meski layanan telemedis Good Doctor masih terbilang cukup muda, tapi sudah bermitra dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam pemberian akses digital maupun kesehatan ke masyarakat.

Good Doctor juga sudah memiliki 2.000 partner rumah sakit dan apotek, 26 spesialisasi dokter, dan berbagai fitur yang dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan. Layanan ini tersedia 24/7 dan bisa didownload melalui App Store maupun Play Store.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Dr Daeng Faqih menjelaskan saat ini para dokter sudah mulai terbiasa memberikan layanan konsultasi dengan aplikasi telemedis seperti Good Doctor. Menurutnya, ini juga bisa menjadi solusi untuk masyarakat yang selama ini sulit mendapat akses layanan kesehatan.

"Good Doctor yang berbasis aplikasi ini sebagai dari memberi solusi layanan kesehatan yang baik. Sehingga semua masyarakat diberi akses yang seluas-luasnya. Di masyarakat ini sebelumnya ada disparitas (akses ke layanan kesehatan), sedikit pelayanan, ini bisa ditutupi," ujarnya.

Sebagai informasi, dalam grand launch tersebut juga turut hadir Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono H, Sekjen Kemenkominfo Mirra Tayyiba, dan Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi. Lalu hadir juga Raisa Andriana dan Hamish Daud yang merupakan brand ambassador Good Doctor.



Simak Video "Dengan Teknologi, Good Doctor Jawab Keresahan Wabah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)