Selasa, 02 Mar 2021 15:51 WIB

Cerita Pasien Corona 01 RI saat Pertama Kali Terinfeksi COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Penari Maria Darmaningsih (tengah), Ratri Anindyajati (kiri) dan Sita Tyasutami (kanan) berpose saat sesi pemotretan di Depok, Jawa Barat, Minggu (21/6/2020). Ketiga penari yang merupakan pasien 01, 02 dan 03 COVID-19 di Indonesia yang telah sembuh tersebut kini telah kembali berkarya di dunia seni tari.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras. Pasien Corona pertama di Indonesia, Sita Tyasutami. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Pasien Corona pertama di Indonesia, Sita Tyasutami, asal Depok mengenang kembali kejadian tahun lalu saat dirinya dinyatakan positif COVID-19. Kala itu, ia didiagnosa terinfeksi virus Corona bersama sang ibu pada 2 Maret 2020 di RSPI Sulianti Saroso.

"Waktu awal sakit kan saya mikirnya flu biasa, tapi emang agak parah gejalanya, memang lama sekali," kata Sita dalam konferensi pers KPCPEN Selasa, (2/3/2021).

Sita bercerita, awalnya ia dirawat di salah satu rumah sakit di Depok. Namun, karena gejala yang dirasakannya, Sita pun memutuskan untuk melakukan tes COVID-19 bersama sang ibu, Maria Darmaningsih.

"Akhirnya kami dikirim ke RSPI Sulianti Saroso masih positive thinking mikirnya pasti nggak kena COVID lah," ujarnya.

Sita dan Maria harus diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, karena mereka termasuk pasien yang diduga positif COVID-19.

Hingga akhirnya, mereka mendapat pengumuman langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui siaran televisi bahwa ada dua kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso.

"Jadi taunya juga waktu lihat ada pengumuman positif COVID di RSPI saya pikir ada orang lain, selain kami berdua. Saya tanya 'apa selain kita ada orang lain nggak?' Jawabannya nggak," jelasnya.

Sita pun merasa kaget dengan informasi tersebut. Terlebih setelahnya ia mendapat banyak hujatan dari masyarakat, sehingga membuat mentalnya menjadi sangat tertekan.

"Jadi setelah itu secara mental itu sulit sekali untuk saya dan keluarga," ungkapnya.

Namun, kini ia dan ibunya sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19. Meski begitu, Sita mengaku tak jarang masih ada yang menghujatnya sampai saat ini.

"Sampai sekarang pun aku pun masih mendapat hujatan. Sampai sekarang ini. Apalagi satu tahun Corona ini. Jadi orang-orang masih mencari lagi siapa lagi yang bisa disalahkan," kata Sita kepada detikcom, Selasa (2/3/2021).



Simak Video "2.000 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan untuk Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)