Rabu, 03 Mar 2021 17:29 WIB

Jabar Sumbang 1.894 Kasus, Ini Sebaran 6.808 Kasus Baru COVID-19 RI 3 Maret

Ayunda Septiani - detikHealth
Edukasi masyarakat tentang protokol kesehatan mengenai bahaya COVID-19 lewat mural terus dilakukan. Namun kasus COVID-19 di Indonesia telah menembus angka 1 juta. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Pemerintah melaporkan penambahan 6.808 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Rabu (3/3/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.353.834 kasus COVID-19.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 1.894, disusul DKI Jakarta dengan 1.437 kasus, dan Jawa Tengah sebanyak 548 kasus.

Detail perkembangan virus Corona Rabu (3/3/2021), adalah sebagai berikut:

Kasus positif bertambah 6.808 menjadi 1.353.834

Pasien sembuh bertambah 9.053 menjadi 1.169.916

Pasien meninggal bertambah 203 menjadi 36.721

Tercatat sebanyak 78.673 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 69.631.

Sebaran 6.808 kasus baru Corona di Indonesia pada Rabu (3/3/2021).

  • Jawa Barat: 1.894 kasus
  • DKI Jakarta: 1.437 kasus
  • Jawa Tengah: 548 kasus
  • Jawa Timur: 430 kasus
  • Kalimantan Timur: 349 kasus
  • Sulawesi Selatan: 263 kasus
  • DI Yogyakarta: 229 kasus
  • Bali: 198 kasus
  • Kalimantan Selatan: 179 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 141 kasus
  • Sumatera Utara: 134 kasus
  • Papua: 116 kasus
  • Sumatera Barat: 105 kasus
  • Kalimantan Tengah: 94 kasus
  • Riau: 79 kasus
  • Banten: 72 kasus
  • Sulawesi Tengah: 66 kasus
  • Bangka Belitung: 61 kasus
  • Lampung: 59 kasus
  • Sumatera Selatan: 50 kasus
  • Papua Barat: 47 kasus
  • Maluku Utara: 43 kasus
  • Kalimantan Barat: 34 kasus
  • Bengkulu: 33 kasus
  • Kalimantan Utara: 28 kasus
  • Maluku: 23 kasus
  • Sulawesi Utara: 21 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 19 kasus
  • Gorontalo: 17 kasus
  • Aceh: 13 kasus
  • Jambi: 9 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 9 kasus
  • Kepulauan Riau: 6 kasus
  • Sulawesi Barat: 2 kasus


Simak Video "Jepang Minta Penyelidikan Tambahan soal Asal Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)