Kamis, 04 Mar 2021 21:37 WIB

4 Gejala COVID-19 yang Paling Bertahan Lama

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas yang mengenakan APD dibersikan dengan cairan disinfektan oleh rekannya seusai berkeliling ke rumah warga yang mengalami isolasi, sakit dan juga lansia dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Depok, Jawa Barat Virus Corona COVID-19 (Foto: DEDYISTANTO)
Jakarta -

Melawan infeksi COVID-19 bisa menjadi pertempuran yang panjang dan sulit. Pada saat yang sama, ada juga beberapa tanda dan gejala yang membutuhkan waktu sangat lama untuk hilang.

Bahkan setelah dites negatif untuk virus Corona, beberapa pasien melaporkan banyak masalah, yang memengaruhi mereka secara fisik dan mental.

Berdasarkan studi terbaru yang dilakukan oleh University of Washington pada 177 orang yang positif Corona, ada beberapa gejala yang lebih umum dan mungkin membutuhkan waktu paling lama untuk hilang.

Berikut di antaranya dikutip dari berbagai sumber:

1. Anosmia

Untuk pasien yang mengidap anosmia, mendapatkan kembali indra penciuman yang rusak akibat Corona bisa sangat sulit. Anosmia pada beberapa pasien bisa menjadi gejala yang membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Menurut para ilmuwan, salah satu alasan utama yang menyebabkan anosmia lama untuk pulih disebabkan karena virus menyerang sel-sel di area indra penciuman.

Meskipun tidak akan hilang secara permanen, melakukan pelatihan penciuman atau aktivitas rutin yang mengaktifkan indra bisa menjadi cara untuk sembuh lebih cepat.

2. Kelelahan ekstrem

Saat ini, mengalami kelelahan ekstrem juga jadi salah satu gejala pasien yang dikeluhkan pasien COVID-19, berminggu-minggu setelah didiagnosa penyakit tersebut.

sementara para peneliti masih mencari hubungan antara kelelahan ekstrim dan COVID-19, mengatasi kelelahan akibat COVID-19 bisa dilakukan dengan cara banyak beristirahat. Tidak memaksakan diri untuk melakukan ragam aktivitas yang berat.

Selain itu makan makanan yang sehat, cukupi kebutuhan cairan, dan yang terpenting olahraga yang cukup untuk mengatasi kelelahan ekstrem tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]