Dosis pemberian
Dosis pemberian vaksin Corona untuk setiap vaksin jumlahnya berbeda-beda. Hal tersebut juga diatur melalui petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan vaksinasi dalam penanggulangan pandemi COVID-19.
Pada vaksin COVID-19 AstraZeneca, dosis yang diberikan sebesar 0,5 ml per dosis. Untuk rentan jarak penyuntikan dosis 1 dan 2 diatur selama 28 hari (jika diberikan dalam dua suntikan).
Sementara vaksin COVID-19 Sinovac, jumlah dosisnya masih sama yaitu 0,5 ml per dosis. Tetapi, jarak waktu penyuntikannya hanya selama 14 hari.
Suhu penyimpanan
Berbagai jenis vaksin perlu disimpan dalam tempat penyimpanan yang bersuhu rendah. Hal ini bertujuan untuk menjaga kandungan yang ada di dalam vaksin agar tidak terdegradasi atau rusak, atau mungkin mempengaruhi efektivitas vaksin.
Vaksin COVID-19 buatan Sinovac diketahui bisa disimpan dalam suhu sekitar 2-8 derajat celcius. Sementara pada vaksin Astrazeneca bisa disimpan pada suhu lemari es atau pendingin reguler dengan suhu 2-7 derajat Celcius.
Harga
Dari berbagai sumber yang memprediksi, vaksin COVID-19 AstraZeneca ini dijual dengan harga US$3-US$5.25 atau sekitar Rp 42 ribu sampai 70 ribu per dosis. Harga yang lebih ekonomis ini juga menjadi salah satu keunggulan vaksin AstraZeneca.
Sementara vaksin COVID-19 dari Sinovac, Corporate Secretary PT Bio Farma Bambang Heriyanto sempat memprediksi vaksin tersebut akan dijual sekitar Rp 200.000 per dosisnya.
"Produksi bulk dari Sinovac kami sudah coba hitung dan tujuannya tetap tidak memberatkan pemerintah. Kisarannya di Rp 200 ribu. Itu masih kisaran ya, mudah-mudahan bisa lebih murah lagi," kata Bambang beberapa waktu lalu.
Simak Video "Bantahan Kemenkes soal Narasi Mpox Efek Samping Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)