Kamis, 18 Mar 2021 11:35 WIB

Usia yang Paling Rentan Alami Reinfeksi Corona Menurut Studi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto ilustrasi. (Foto ilsutrasi: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Meski jarang terjadi, pasien Corona yang telah sembuh dapat mengalami reinfeksi. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa lansia lebih rentan mengalami reinfeksi, dibandingkan orang yang berusia muda.

Dikutip dari Reuters, studi yang dilakukan di Denmark ini telah diterbitkan dalam jurnal medis Lancet. Para peneliti menemukan, sebanyak 0,65 persen pasien Corona mengalami reinfeksi setelah sebelumnya terkena COVID-19 pada gelombang pertama dan kedua di Denmark.

Dalam studi tersebut dijelaskan, orang yang berusia di atas 65 tahun hanya memiliki perlindungan sebesar 47 persen dari risiko reinfeksi virus Corona. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan dengan orang yang berusia lebih muda, yakni 80 persen perlindungan terhadap risiko reinfeksi.

"Studi kami mengonfirmasi apa yang tampaknya disarankan oleh sejumlah orang lain, yakni reinfeksi COVID-19 jarang terjadi pada orang yang lebih muda dan sehat, namun orang tua (lansia) berisiko lebih besar untuk tertular lagi," kata Steen Ethelberg dari Statens Serum Institut, Denmark.

"Orang tua juga lebih mungkin mengalami gejala parah, dan sayangnya (hingga) meninggal. Temuan kami menjelaskan betapa pentingnya menerapkan kebijakan untuk melindungi orang tua selama pandemi," jelasnya.

Meski begitu, para peneliti tidak menemukan adanya bukti perlindungan terhadap risiko reinfeksi menurun selama enam bulan setelah dinyatakan pulih dari COVID-19. Namun, mereka mengatakan bahwa perlu penelitian lebih lanjut untuk menilai risiko reinfeksi terhadap varian baru Corona.



Simak Video "Studi: Hanya 0,65% Pasien COVID-19 yang Alami Reinfeksi"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)