Pendamping Lansia Bisa Divaksin Corona di BBPK Hang Jebat!

ADVERTISEMENT

Pendamping Lansia Bisa Divaksin Corona di BBPK Hang Jebat!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 29 Mar 2021 09:40 WIB
Para Lansia menerima suntikan vaksin COVID-19 di Gedung Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (24/3). Begini ekspresi para Lansia saat disuntik.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pendamping vaksinasi lansia bisa mendapat vaksin Corona di BBPK Hang Jebat Jakarta. Dalam laman resmi Kementerian Kesehatan, usia dewasa 18-59 tahun juga bisa mendapat vaksin Corona lebih dulu jika menjadi pendamping dari dua orang tua atau lansia.

"Satu pendamping (usia 18-59 tahun) yang membawa dua lansia untuk vaksinasi COVID-19 BBPK Hang Jebat Jakarta, juga akan menerima vaksinasi COVID-19," demikian pengumuman Kemenkes dalam akun media sosialnya, Minggu (28/3/2021).

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi membenarkan informasi tersebut. Namun, kebijakan ini baru bisa diterapkan di Hang Jebat.

"Baru di Hang Jebat karena masih dimatangkan pelaksanaannya," beber dr Nadia menegaskan persyaratan membawa dua lansia, saat dihubungi detikcom Senin (29/3/2021).

Kemenkes menerapkan kebijakan tersebut untuk mempercepat vaksinasi COVID-19 pada lansia. Terlebih mereka termasuk dalam kelompok rentan, yang tinggi risiko fatal jika terpapar COVID-19.

"Lansia menjadi salah satu kelompok yang berisiko tinggi saat terpapar COVID-19. Meski jumlah lansia yang terpapar COVID-19 hanya 10 persen dari total kasus, namun tingkat kematiannya mencapai 50 persen," tulis Kemenkes.

Pendaftaran vaksinasi lansia di Hang Jebat bisa dilakukan melalui loket.com. Adapun syaratnya adalah sebagai berikut.

1. Wajib membawa KTP dan minimal usia 60 tahun

2. Wajib hadir tepat waktu sesuai jadwal yang ada di e-voucher. Untuk menghindari kerumunan, jangan datang terlalu cepat atau terlalu lambat dari jam penjadwalan.

3. Tetap menjaga protokol kesehatan selama di area vaksinasi.

4. Wajib membawa bukti e-voucher agar dapat diperkenankan masuk ke area puskesmas dan menerima layanan vaksinasi.

5. E-voucher yang diterima bukan jaminan untuk mendapat vaksinasi karena akan diverifikasi ulang oleh sistem P-Care.

6. Bagi mereka yang datang tanpa mendaftar atau peserta yang datang di luar jadwal tidak akan dilayani.

7. Bagi peserta yang berobat rutin untuk penyakit kronis, mohon dapat membawa surat rekomendasi vaksin dari spesialis.

8. Hari Minggu/Besar tidak melayani vaksinasi atau libur.



Simak Video "Yang Perlu Diketahui soal Booster Kedua Vaksin Covid-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT