Selasa, 30 Mar 2021 09:47 WIB

3 Kesalahan yang Meningkatkan Risiko Terinfeksi Virus Corona Usai Divaksin

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ratusan lansia menjalani vaksinasi COVID-19 di kawasan Jakarta Utara. Seperti diketahui, lansia jadi salah satu kelompok prioritas yang menerima vaksin Corona. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Vaksinasi adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk mengakhiri pandemi virus Corona. Tapi masih ada risiko tertular virus Corona meski sudah mendapatkan vaksin.

Sejauh ini, vaksin Corona yang sudah tersedia terbukti mampu mengurangi keparahan dan menurunkan risiko kematian saat terinfeksi. Hanya saja vaksin Corona belum ada yang 100 persen mampu mencegah penularannya.

Para ahli percaya bahwa seseorang yang sudah divaksin COVID-19 bisa terinfeksi virus corona bila tidak berhati-hati dan menerapkan protokol dengan benar. Berikut ragam aktivitas yang meningkatkan risiko terinfeksi usai divaksinasi dikutip dari berbagai sumber.

Tidak pakai masker

Banyak yang beranggapan masker tidak lagi diperlukan usai suntik vaksin Corona. Padahal tak pakai masker justru menjadi salah satu kesalahan terbesar orang yang sudah vaksin COVID-19.

Semua orang yang sudah menerima vaksin tetap disarankan memakai masker sampai terbentuk kekebalan tingkat komunitas. CDC juga merekomendasikan orang yang sudah divaksin hanya bisa melepas masker ketika bersama orang yang sudah vaksin saja.

Abai prokes saat bepergian

Tidak sedikit yang menganggap risiko tertular virus Corona akan menjadi kecil setelah divaksin sehingga mereka abai terhadap peraturan yang dibuat untuk mencegah. Padahal ada beberapa tempat di mana risiko infeksi Corona sangat tinggi, misal di dalam pesawat dan mengunjungi daerah dengan kasus tinggi.

Masih sangat banyak orang yang belum menerima vaksin, sehingga orang yang sudah vaksin Covid-19 harus tetap melakukan tindakan pencegahan ketika berpergian. Ada risiko infeksi ulang atau penularan virus corona di antara orang yang belum vaksin Covid-19.

Terlebih lagi, munculnya mutasi baru virus corona yang diduga kebal terhadap vaksin Covid-19 yang telah tersedia.

Kumpul-kumpul

Meski CDC membolehkan kumpul-kumpul tanpa masker usai vaksinasi, perlu dicatat bahwa hal ini hanya berlaku jika ingin bertemu mereka yang sudah disuntik vaksin juga.

Orang yang sudah divaksin masih berisiko tertular virus Corona, terutama dari pasien asimpotomatik. Ini alasan lebih lanjut mengapa mereka yang sudah divaksin tetap harus menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial.



Simak Video "Vaksin Disebut Masih Efektif untuk Segala Varian Virus Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)